by

WN Oknum ASN Nias Barat Terancam 15 Tahun Penjara

Nias Barat, MimbarBangsa.co.id —  WN oknum Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di salah satu Puskesmas Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dengan denda Rp5.000.000.000,- (Lima miliar rupiah).

Hal tersebut disampaikan oleh Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kota Besar Medan (Polrestabes Medan), AKP Madianta Ginting kepada media MimbarBangsa.co.id saat dihubungi melalui nomor handphone selulernya.

“Dia (WN, Red) disangkakan Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun,” kata Madianta Ginting kepada media MimbarBangsa.co.id saat dihubungi melalui nomor handphone selulernya,  Sabtu (2/10/2021).

Sebagaimana diketahui sebelumnya WN diamankan anggota Polres Kota Besar Medan (Polrestabes Medan) yang dipimpin oleh Panit 2 UPPA Ipda Erpan di Puskesmas Mandehe Utara, Kabupaten Nias Barat pada hari Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Oknum ASN Nias Barat Ditangkap Karena Kasus Cabul Anak di Bawah Umur

Sebelumnya Kanit PPA Polrestabes Medan, AKP Madianta Ginting menjelaskan bahwa WN diamankan berdasarkan laporan Nomor: STTLP/2460/X YAN.2.5/2019/SPKT RESTABES MEDAN tertanggal 29 Oktober 2019 perkara cabul yang dilaporkan oleh Kirisman Laia.

Dalam laporan keluarga korban menyampaikan bahwa kerjadian cabul tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal 27 Oktober 2019 sekitar pukul 08.30 WIB, di Hotel Selayang Pandang II, Tanjung Sari, Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara dengan korban seorang anak perempuan di bawah umur berinisial KL  yang saat itu sedang duduk di bangku kelas X salah satu SMA di Medan.

KL juga merupakan gadis yang berasal dari Kepulauan Nias dan tinggal bersama keluarganya di Medan. Namun, karena kejadian yang menimpanya tersebut, KL sudah tidak melanjutkan studinya. Sejuta harapannya pupus karena harapan palsu yang diumbar oleh WN.

 

 

Comment

Related Post