by

Warga Sulit Membeli Premium di SPBU, Ada Apa?


Pati, Mimbar Bangsa – Sejumlah kalangan warga mempertanyakan sistematis penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya untuk BBM berjenis premium di SPBU 44.591.31 Taman Sari yang bertepatan di jalan Pati- Gembong.

Hal yang terjadi pada hari Senin (12/10/) sekitar pukul 18.00 WIB dimana sejumlah warga yang menggunakan sepeda motor  dan ingin membeli premium memutar haluan membeli BBM berjenis pertalite dan pertamax.

Pasalnya, banyaknya antrian para pengendara mobil sepanjang kurang lebih 30 meter membuat para pengendara motor tidak sabar untuk mengantri dan enggan membeli premium.

Seperti yang dialami oleh karwi, saat masuk ke SPBU menggunakan sepeda motornya untuk mengisi premium dan melihat antrian mobil yang sangat panjang, ia segera mengurungkan niat nya untuk membeli premium dan ia juga sangat kecewa karena premium yang baru saja datang dari tangki pengiriman di perebutkan oleh pengguna mobil yang kebanyakan dijual lagi di eceran dengan harga lebih tinggi.

Terlepas apakah ada oknum orang dalam di SPBU ini ditengarai “main mata” dengan pengecer premium di pinggir jalan atau tidak. Namun fakta di lapangan masih ada dijumpai premium dijual di tingkat pengecer dengan harga perbotol Rp 8.500 sampai Rp 9.000.

Karwi mengakui bahwa banyak masyarakat pengguna roda dua sulit membeli premium di SPBU yang masih menyediakan premium seperti di SPBU 44.591.31 ini.

Saat terpantau awak media pada pukul 15.00 WIB sudah ada beberapa mobil yang sudah mengantri di luar SPBU, padahal pengiriman BBM berjenis  premium itu akan tiba sekitar sore pukul 18.00.

Awak media mimbar bangsa.co.id mencoba menemui 2 supervisor SPBU, pada saat awak media menjelaskan bahwa ada informasi dari masyarakat sekitar tentang penjualan premium, dengan nada tinggi Ulin selaku supervisor menjawab,” masyarakat mana, apa masyarakat bikini bottom, ayo yang jelas  nama masyarakat nya siapa”,tuturnya. (Sugiadi)


Comment

Related Post