by

Trauma Nikah Lagi, Yuni Shara Puaskan Birahinya Dengan Alat Bantu

-Hot-428 views

Mimbar Bangsa – Lama menjadi janda rupanya ada cara lain bagi Yuni Shara untuk memuaskan seksualnya sendir.
Seperti diketahui, karir Yuni Shara sebagai pernyanyi rupanya berbanding terbalik dengan kehidupan asmaranya kini.

Kini Yuni Shara lebih memilih sebagai janda meski masih banyak yang mencoba untuk mendekatinya.


Bahkan, mantan Raffi Ahmad ini mengaku trauma jika menikah lagi karena memiliki kisah kelam dengan suaminya terdahulu.

Memulai karier di usia belasan tahun, wanita kelahiran 3 Juni 1972 ini mampu mempertahankan eksistensinya di dunia hiburan tanah air hingga hari ini.
Terhitung sejak bercerai dari Henry Siahaan di tahun 2008, mantan kekasih Raffi Ahmad ini tetap betah menyendiri.
Ia lebih menikmati kebersamaan dengan buah hatinya, juga menjalani kesibukannya.

Namun, kemulusan karier tampaknya tak terlalu berjalan beriringan dengan kisah asmaranya.
Namun, bukan hanya sibuk di dunia tarik suara, ibu dua anak ini tampaknya juga memiliki kesibukkan sebagai pengusaha!
Ya, wanita yang telah betah menjanda selama 11 tahun ini ternyata memiliki kerajaan bisnis yang tak main-main

Dikutip dari Grid.ID (5/11/2019), Yuni Shara menekuni bisnis di berbagai bidang.
Mulai dari bisnis tambang batu bara hingga bisnis panci.
Bisnis tambang batu bara sendiri telah ditekuni pelantun lagu ‘Desember Kelabu’ ini sejak tahun 2009 silam.
Usut punya usut, tambang batu bara yang dikelola oleh sang penyanyi terletak di kawasan Palaran, Kalimantan Timur.
Tunggu, jangan habiskan kekagumanmu dulu, karena bisnis yang bikin melongo yang ditekuni Yuni Shara tak hanya itu.
Selain bisnis batu bara, Yuni Shara juga menemuni bisnis di bidang konstruksi jalan.

Tak main-main bukan?
Lewat sejumlah unggahan media sosialnya, Yuni bahkan kerap membagikan momen-momen saat ia tengah mengecek langsung proyek pembangunan jalan yang ditangani perusahaannya.
Tampaknya Yuni Shara memang sosok wanita pekerja keras, karena segala macam bidang bisnis ia tekuni.
Bukan hanya bisnis semacam batu bara dan konstruksi saja, Yuni Shara pun mengulik bisnis panci antilengket.

Pada pertengahan bulan Juni 2019 lalu, ia membagikan kabar bahwa dirinya juga menjadi produsen sebuah merek panci antilengket berbahan keramik.
Maka, tak heran ya jika Yuni Shara tetap adem ayem menjanda selama ini.
Pernikahan pertama penyanyi Yuni Shara dengan Raymond Manthey pada tahun 1993 silam, berakhir dengan perceraian.
Pernikahan Yuni Shara dengan Raymond Manthey memang hanya bertahan 4 bulan, namun ternyata meninggalkan trauma mendalam dalam kehidupan pribadi Yuni Shara sampai sekarang.
Tak banyak diketahui sebelumnya, ternyata Yuni Shara pernah mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ketika menjalani pernikahan pertamanya dengan Raymond Manthey.
Saking trauma dengan kehidupan pernikahannya yang dipenuhi dengan kekerasan, Yuni Shara merasakan imbasnya sampai ke kehidupan seksualnya.
Pernikahan pertama Yuni Shara dengan Raymond Manthey tahun 1993 silam. Pernikahan itu hanya bertahan 4 bulan. Rupanya, akibat pernikahan ini, Yuni Shara mengalami trauma mendalam sampai saat ini.
Pun, trauma itu juga belum sembuh benar ketika Yuni Shara memutuskan kembali menikah untuk yang kedua kalinya dengan Henry Siahaan pada tahun 2002 silam.
Sama dengan nasib pernikahan pertamanya, Yuni Shara dan Henry Siahaan akhirnya bercerai pada tahun 2008.
Sayangnya, meskipun sudah menikah lagi, Yuni Shara belum bisa benar-benar mengobati rasa traumanya.

“Dari aku nikah pertama, itu aku sudah di-KDRT setiap hari,” kata Yuni Shara saat berbincang dengan Deddy Corbuzier dalam channel YouTubenya yang tayang 18 Desember 2019.
“Itu yang (pernikahan) pertama aku masih muda, jadi itu sangat membekas,” kata Yuni Shara.
“Jadi aku enggak terlalu kepengin (berhubungan seksual) waktu itu. Jadi kalau aku berhubungan, aku (cuma) melayani, iya.”
“Kalau dia marah, dia kasar. (Setelah itu) dia minta maaf berlebihan, psyco,” ceplos Yuni Shara.
“Bagus aku enggak gila, yang dilakukan itu menyakitkan banget, tapi mungkin Tuhan pengin saya melakukan itu, jadi aku selalu accepted, jadi aku berdamai dengan diri aku terus.”

Enam tahun menjalani pernikahan dengan Henry Siahaan, Yuni Shara mengaku masih mengalami trauma dengan lawan jenis.
Bahkan, Deddy Corbuzier sendiri terkejut ketika Yuni Shara mengamini jika sampai saat ini dia masih mengalami trauma jika bersentuhan dengan laki-laki.
“Karena KDRT, lu jadi trauma sama sentuhan?” tanya Deddy Corbuzier.
“Awalnya iya,” jawab Yuni Shara.
“Jadi lu enggak menikmati? Waktu sexual intercourse?” tanya Deddy Corbuzier lagi.
“Ya sangat enggak dong, pura-pura. Aku enggak tau rasanya orgasm. Jadi selama menikah lagi, aku (cuma) melayani, iya,” jawab kakak dari Krisdayanti itu.
Permasalahan domestik yang dibongkar habis-habisan oleh Yuni Shara ini, membuat Yuni pada akhirnya memilih untuk mengambil jalan pintas.
Yuni Shara mengakui dirinya enggan memulai hubungan percintaan lagi karena tak mau disulitkan dengan segudang keribetannya.
Sampai pada akhirnya Yuni Shara menyebutkan kalau dia memilih untuk mencari ‘teman yang tak merepotkan’ alias alat bantu seks untuk memenuhi kebutuhannya.
“Sudah umur tua nih, aku pergi lah ke Holland, saya pergi ke sex shop,”
“Karena enggak ada yang tau aku (di Holland), jadi aku tanya-tanya aja.”
“Sejak itu aku punya ‘teman’,” kata Yuni Shara mengaku tanpa malu-malu.
Yuni Shara punya alasan tersendiri mengapa dia lebih memilih untuk menggunakan alat bantu seks yang dia beli di Amsterdam, Belanda, ketimbang menikah lagi.
“Enggak ngerepotin, aku bisa atur sendiri, aku bisa simpan sendiri, that’s my bestfriend,” aku Yuni Shara.
Usai membuat pengakuan mengejutkan itu, Yuni Shara mengajak perempuan untuk tak malu menyandang status sebagai janda.
Bagi Yuni Shara, 12 tahun menyandang status itu, membuatnya bisa lebih banyak berkarya dan menghargai serta menyayangi diri sendiri.
Baginya, bermanfaat bagi orang lain, terutama orang-orang di sekitarnya, adalah hal yang paling penting.
Terbukti, kini Yuni Shara memiliki sebuah sekolah berbiaya murah meriah di kampung halamannya, Batu, Jawa Timur.
(*)

 

 


Comment