by

Soal Larangan Mudik Lebaran 2021, Indonesia Diminta Tiru Singapura

Jakarta, Mimbarbangsa.co.id – Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno menyarankan agar kata ‘larangan mudik’ diganti menjadi ‘pengaturan dan pengendalian mudik’. Dengan demikian, dia mengusulkan untuk tidak menerapkan larangan mudik lebaran 2021.

“Frasa ‘larangan’ diganti dengan ‘pengaturan dan pengendalian’. Muncul proyek penyekatan di 330 lokasi, tidak efektif kalo hanya beberapa titik yang 24 jam. Efektif 330 beroperasi 24 jam,” kata Djoko.


Selain itu, Djoko menyarankan agar Pemerintah Indonesia belajar dari Singapura. Dimana Singapura tidak melarang masuk siapapun ke negaranya, melainkan diterapkan protokol kesehatan yang ketat.

Misalnya, pendatang diusulkan untuk karantina selama 14 hari dan jika hasil tes rapid ketahuan positif, maka mereka menyuruh orang tersebut agar masuk Rumah Sakit dengan biaya sendiri.

“Aturan ini membikin siapapun yang akan ke Singapura harus berkalkulasi dengan matang di masa pandemi ini,” ujarnya..

Adapun di Indonesia sendiri dapat dilakukan dengan sistem zonasi, tanpa memandang masa mudik Lebaran atau tidak. Bahkan sistem itu bisa dilakukan selama masa pandemi covid-19 belum mereda pada liburan panjang.

“Satgas covid-19 sudah membagi menjadi zona merah, kuning, dan hijau. Mobilitas dari asal hingga tujuan diatur sesuai zona mulai dari awal hingga tujuan. Di zona tujuan ada kewajiban tes kesehatan dan karantina dengan membayar sendiri, tempat karantina dapat di hotel atau penginapan yang disediakan warga,” jelasnya.

Demikian Djoko menegaskan, dalam rangka percepatan penanganan pandemi COVID-19 sudah ada SATGAS. Dia berpendapat, semestinya aturan-aturan terkait kekhawatiran penyebaran COVID-19 juga cukup dikeluarkan oleh SATGAS.

“Lha ini Menteri-menteri tertentu berkomentar dan berbeda-beda pula soal mudik lebaran. Para Menteri terkait dan para Kepala Daerah cukup memberi/menyampaikan masukan secara senyap (tertulis) kepada Ka SATGAS, kemudian diproses dan terbitlah aturan dari SATGAS. Mestinya begitu saja,” pungkasnya.

Comment

Related Post