by

Sikap Diam Sang Petahana Bagaikan Emas Tersembunyi


Nias Barat, Mimbar Bangsa – Suhu politik sepekan ini di Nias Barat, tampaknya meningkat dengan dirilisnya berbagai rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat beberapa Partai Politik.

Perkembangannya menarik karena suhunya semakin hangat. Kehangatan mengundang sejumlah reaksi dari berbagai kalangan.

Bahkan rumor ambisius untuk untuk memborong sejumlah parpol menjadi satu gerbong kereta apipun sangat familiar diperbincangkan.

Tidak gampang memang, melakukan hal yang tersebut diatas, hal itu dapat terjadi ditingkat elit tinggi. Bahkan ada yang mengatakan itu dapat dilakukan dengan kelihaian dan keahlian tingkat tinggi yang dikonotasikan hal itu adalah kemampuan MAFIA.

Tidak ada yang mustahil. Semua ada kemungkinan. keriuhan dan desas desus yang berkembang di masyarakat bisa menjadi sebuah isu yang akan menjadi fakta.

Di tengah memanasnya suhu sepekan ini, menarik kita pelajari sikap yang ditampilkan oleh Sang Petahana yang merupakan Kader PDIP, memilih Diam dan tenang.
Ia menampilkan sikap orang tua yang sesungguhnya. Tidak grasa grusu,
Tidak termakan isu, tidak juga menggunakan kekuasaannya melakukan tekanan yang bisa Ia lakukan.

Ia dengan yakin sesungguhnya secara garis partai, dengan gampang Ia memperoleh rekomendasi maju karena sebagai petugas partai yang sukses.

Tetapi sampai pada pengumuman tahap kedua oleh DPP PDIP, Calon kepala daerah yang diusung di Nias Barat belum juga diumumkan.

Akankah di injuri time pengumuman Calon yang diusung PDIP di Nias Barat menjatuhkan pilihan kepada Petahan atau kepada Calon lain?

Yang jelas, Orang tua menjadi teladan terbaik di momen ini. sikapnya yang tenang membuat posisinya semakin kokoh dan menarik.

Bahkan perjuangan serupa telah Ia lalui bahkan menangkan sebelumnya. Heboh, mungkin sudah bukan pilihan lagi. Ia menunggu hasil akhir, kemudian apapun Hasilnya: Dialah Pemenangnya. (Agusrama Laia)

Sumber: Eksaudin Zebua


Comment

Related Post