by

Sebar Cerita Bohong Tentang Babi Ngepet di Depok, Ust. Ustaz Adam Ibrahim Ditangkap Polisi

-DAERAH-575 views

Depok, MimbarBangsa.co.idNama ustad ibrahim mendadak jadi perbincangan. Pria yang disebut Ustad di wilayah tempat tinggalnya di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat ini, ternyata adalah pengarang cerita tentang adanya babi ngepet yang viral.

Terungkap bahwa alasan pria berusia 44 tahun mengarang tentang cerita penangkapan babi ngepet itu karena dirinya ingin makin terkenal dan banyak pengikutnya di majelis taklim yang diadakannya.


Ia merupakan warga sekitar yang turut mengamankan babi tersebut bersama warga lainnya.

Dia pun telah mengakui bahwa soal babi ngepet yang sempat membuat geger itu hanyalah cerita karangannya saja.

Menurut informasi, Adam Ibrahim sengaja membuat hoaks itu agar dirinya makin dikenal di wilayah tempat tinggalnya dan semakin banyak warga yang menyeganinya.

Baca juga :  Diusir Warga, Bu Wati Viral Tuduh Tetangga Babi Ngepet Akhirnya Pindah

“Dia mengarang cerita seolah-olah babi ngepet itu benar padahal tidak, itu adalah bohong, tidak benar,” Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar di kantornya, Kamis (29/4/2021).

Alih-alih melakukan penangkapan dengan cara bugil di tengah malam seperti yang diceritakannya, Adam Ibrahim rupanya membeli babi tersebut secara online dari komunitas kucing depok seharga Rp 900 ribu dan biaya kirim Rp 200 ribu.

“Jadi berita yang viral tiga hari ini itu (babi diduga jadi-jadian) adalah bohong. Dia merekayasa semua dengan membeli seekor babi seharga Rp 900 ribu,” ujar Kapolres.

Baca juga :  Diusir Warga, Bu Wati Viral Tuduh Tetangga Babi Ngepet Akhirnya Pindah

Tak Beraksi Sendiri

Imran mengatakan, Adam tak beraksi seorang diri.

Ada delapan orang lainnya yang diduga turut terlibat, dan kini tengah dalam penyelidikan.

“Ini sudah terencana, mereka mengarang cerita itu dari bulan Maret,” ungkapnya.

Imran berujar bahwa Adam dikenakan Pasal 14 Ayat 1 dan atau Ayat 2 Undang-Undang Dasar Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hingga 10 tahun penjara.

Motif rekayasa babi ngepet

Adam Ibrahim mengatakan alasannya merekayasa kemunculan babi ngepet agar lebih terkenal di lingkungan rumahnya.

Babi yang ternyata masih anakan tersebut, sengaja dibeli oleh Adam melalui daring, seharga Rp 900 ribu.

Baca juga :  Diusir Warga, Bu Wati Viral Tuduh Tetangga Babi Ngepet Akhirnya Pindah

“Jadi berita yang viral tiga hari ini itu (babi diduga jadi-jadian) adalah bohong. Dia merekayasa semua dengan membeli seekor babi seharga Rp 900 ribu,” ujar Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Kamis (29/4/2021).

“Dia mengarang cerita seolah-olah babi ngepet itu benar padahal tidak, itu adalah bohong, tidak benar,” timpalnya lagi di Polres Metro Depok.

Imran berujar bahwa Adam dikenakan Pasal 14 Ayat 1 dan atau Ayat 2 Undang-Undang Dasar Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hingga 10 tahun penjara.

 

Sumber: Tribun




Comment