by

Relawan Prokes Merauke: Ini adalah Tugas Panggilan Kemanusiaan

Merauke, MimbarBangsa.co.id – Para relawan protokol kesehatan (prokes) terus menghimbau dan memberikan masker kepada masyarakat yang berada di dekat lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, khususnya di Klaster Merauke.

Salah satu relawan warga lokal, Salerus Kamogou, terlihat bersemangat untuk terlibat dalam penguatan prokes, khususnya di wilayah Merauke.

Ia tidak melihat penyelenggaraan PON XX sebagai tujuan untuk menjadi relawan, tetapi terpanggil untuk mengedukasi dan membagikan masker kepada warga Merauke.

Pria yang akrab dipanggil Sale ini mengatakan, keikutsertaan dalam relawan prokes ini karena panggilan kemanusiaan.

“Kalau saya yang bikin senang karena ini tugas kemanusiaan,” ujar Sale dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Minggu (3/10/2021).

Ia pun mengaku selalu memberikan himbauan prokes dan membagikan masker kepada masyarakat dengan ramah.

“Kita selalu ingatkan kepada masyarakat untuk memakai masker. Kalau mereka tidak mau, kita tidak memaksa juga,” kata Sale lagi.

Remaja dari organisasi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) ini menceritakan pengalamanya selama menjadi relawan prokes di PON Papua, khususnya di klaster Merauke.

Menurut dia, saat di lapangan masih ada sebagian warga yang mengira bahwa masker ini dijual. Namun setelah dijelaskan, warga langsung mengambil masker yang disediakan Sub Satgas Prokes Merauke.

Sebagai tugas kemanusiaan, ia terpanggil ikut menjadi relawan prokes untuk membantu masyarakat Merauke sadar menggunakan masker di tengah pandemi COVID-19.

Ia menyampaikan dengan memakai masker dapat menjaga kesehatan mereka. Ia pun mengaku merasa sedih apabila ada warga terpapar COVID-19, hanya karena tidak menggunakan masker.

Dengan pembagian masker, Sale berharap kasus COVID-19 di wilayah Merauke tidak ada kenaikan.

Sale yang merupakan mahasiswa semester lima di STIE Saint Theresa bersama dengan 105 relawan dari berbagai organisasi ikut mendukung kegiatan prokes yang dikoordinasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional.

Menurut Sale, dengan menjadi relawan, ia juga bisa bertemu dengan banyak remaja seusianya dari organisasi lain sehingga mendapat jejaring sosial yang lebih luas.

Ia pun berkomitmen akan menjadi relawan prokes hingga penyelenggaraan PON Papua usai pada 15 Oktober 2021.

Diketahui, ada sebanyak 106 relawan prokes selama penyelenggaraan pesta olahraga nasional. Mereka berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah dan organisasi nonpemerintah, seperti Satpo PP dan Damkar, PMI, Orari, RAPI, Pramuka, Senkom, MDMC, LBPI NU, PMKRI dan Squad PB.

Ketua Sub Satgas Prokes Merauke Agus Riyanto, menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang membantu dalam penguatan disiplin prokes, khususnya di tengah penyelenggaraan PON XX Papua.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi atas keterlibatan para relawan dalam upaya penguatan protokol kesehatan. Tugas mereka sangat mulia,” ujar Agus. (InfoPublik)

 

Comment

Related Post