by

Rekonstruksi Pembunuhan Adik Kandung Karena Saluran Air Sawah

Nias Selatan, Mimbar Bangsa — Polres Nias Selatan menggelar rekonstruksi terkait kasus pembunuhan Ama Marsiana (Mosiana Dakhi) adek kandung tersangka di halaman Mako Polres Nias Selatan, Selasa (23/2/2021).

Dasar pelaksanaan rekonstruksi ini adalah Laporan Polisi Nomor: LP/42/II/2021/Reskrim, tertanggal 17 Februari 2021.


Dugaan tindak pidana ‘secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan kematian dan / atau turut serta atau turut membantu dan melakukan penganiayaan’ sebagaimana dimaksud dalama rumusan Pasal 338 Subs 270 ayat (2) ke 3e Subs Pasal 351 ayat (3) jo Pasal 55 ayat (1) dari KUHPidana jo RUU RI No. 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan anak yang diketahui terjadi pada hari Selasa 16 Februari 2021 sekira pukul 17.30 di Desa Faomasi Hilisimaetano Kecamatan Maniamolo Kabupaten Nias Selatan (Nisel) Sumatera Utara.

Dari 24 adegan rekonstruksi, terlihat tersangka Rufoi Dakhi alias Ama Merata abang kandung korban berkali-kali menembakkan senjatanya ke arah korban dan berkali-kali menebas bagian tubuh korban walau sudah jatuh dan termasuk menebas tangan kanan dari istri korban.

Dalam adegan itu juga tampak Elmanuel Dakhi anak dari Ama Merata ikut bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap korban dengen melakukan penebasan beberapa kali ke korban dan termasuk kepada istri korban.

Masih dalam rangkaian 24 adegan rekonstruksi, istri dari Ama Merata yang bernama Nis Cahayani Dakhi yang merupakan DPO saat ini tidak tinggal diam juga. Ina Merata ikut ambil bagian dengan memukul tangan korban dengan sepotong kayu yang berukuran kurang lebih 1 meter. Bahkan ketika korban sudah luka-luka parah dan tergeletak di tanah, Ina Merata masih mengambil kesempatan untuk memukul kepala bagian belakang korban dengan kayu.

Rekonstruksi ini dihadiri oleh sejumlah personil dari Kejaksaan Negeri Telukdalam.

Comment