by

Rapat Musrenbang Tingkat Kecamatan Idanotae

Nias Selatan, Mimbar Bangsa —  Camat Idanotae memimpin Rapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Aula Kantor Camat Idanotae, Selasa (23/2/2021).

Dalam sambutan Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, S.H., M.H. yang disampaikan oleh Camat Idanotae,  Oheziduhu Telaumbanua, S.Pd. menyampaikan bahwa Musrebang hari ini merupakan satu tahapan atau proses Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) seperti yang telah diatur dalam UU No. 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.


Camat Idanotae menyampaikan bahwa tahun 2021 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD Kabupaten Nias Selatan (Nisel) untuk periode 2016 – 2021. Dan era baru RPJMD Kabupaten Nias Selatan periode 2021 – 2026 dimulai.

“Tahun 2021 merupakan tahun terakhir pelaksanaan RPJMD Kabupaten Nias Selatan (Nisel) periode 2016-2021. Artinya, kita akan memasuki era baru RPJMD Kabupaten Nias Selatan periode 2021-2026. Sehubungan dengan hal itu, maka rencana RKPD Tahun 2022 mengacu pada RPJMD yang baru, namun mempertimbangkan RPJMD Nisel periode 2021-2026 belum disusun, maka rancangan awal RKPD Tahun 2022 dirumuskan berdasarkan isu-isu strategis daerah yang diseleraskan melalui visi misi dan program kepala daerah terpilih,” paparnya

Penyusunan RKPD Tahun 2022 berpedoman pada RPJMD Kabupaten Nias Selatan,  RPJMD Provinsi Sumatera Utara, dan RPJMN  Kemendagri No. 0503708 tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran, klarifikasi, kodesifikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah.

Pada kesempatan itu juga, Camat Idanotae mengungkapkan bahwa sasaran pembangunan Kabupaten Nias Selatan masih difokuskan pada upaya melanjutkan pembangunan di beberapa sektor yang menjadi potensi daerah Kabupaten Nias Selatan, antara lain pariwisata, perikanan dan kelautan, pertanian tanpa mengesampingkan pelayanan dasar masyarakat di bidang pendidikan serta infrastruktur.

Oleh karena itu, Camat berharap sumbangsih pemikiran dari semua komponen pelaku pembangunan untuk memberikan saran, pendapat, dan masukan terhadap usulan RKP tahun 2022, sehingga penyelenggaraan pembangunan tahun 2022 dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan target pembangunan yang telah ditetapkan.

Kepala Bappeda dalam paparannya yang disampaikan oleh Kabid Perencanaan, Ipeni Sarumaha mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang itu merupakan tahapan yang dilakukan dalam perencanaan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun 2022.

Dan setelah dilakukan kegiatan Musrenbang ini akan dilaksanakan forum OPD. Melalui forum inilah setiap usulan prioritas dari kecamatan dibahas secara bersama-sanma yang mana usul prioritas di setiap kecamatan diseleraskansesuai pembangunan daerah.

“Terkait dengan penyusunan RKPD Tahun 2022, ada beberapa sumber yang akan menjadikan bahan perencanaan pertama, hasil Musrenbang dari tingkat desa, kecamatan, dan di tingkat Kabupaten,” imbuhnya.

Sumber Perencanaan kedua adalah pokok-pokok pikiran DPRD melalui hasil Paripurna yang akan diserahkan di Bappeda.  Kemudian Bappeda mendistribusikan kepada masing-masing OPD terkait untuk dibahas melalui forum OPD.

Ia menambahkan, kegiatan Musrenbang adalah satu keharusan dan wajib dilaksanakan, karena ini merupakan tahapan kegiatan perencanaan pembangunan tahun berikutnya.

“Pedoman dalam menentukan skala prioritas pembangunan daerah tahun 2022-2026, ada beberapa aspek, yaitu mewujudkan perekonomian daerah yang kokoh dan tangguh arah pembangunannya, seperti pertanian, perikanan dan kelautan, perhubungan dan peternakan,” jelasnya.

Aspek kedua, mewujudkan peningkatan sarana dan prasarana daerah, seperti pembangunan infrastruktur yang lebih baik sampai di pedesaan dan sentra-sentra ekonomi, peningkatan sarana, prasarana dan perhubungan laut, udara dan darat.

Aspek ketiga, peningkatan prasarana dan sarana pendidikan, kesehatan, gedung pemerintahan yang berkualitas.

Daftar kegiatan Pembangunan APBD di Kecamatan Idanotae, yaitu :

  1. Pembangunan Kius Cinderamata di kawasan situs Megalit.
  2. Pembuatan Gezebo di kawasan situs Megalit.
  3. Pembuatan Ruang Ganti dan Toilet di kawasan wisata situs Megalit.
  4. Pembangunan Tempat Parkir Kawasan Situs Megalit.
  5. Pembangunan Menara Pandang di Kawasan Situs Megalit.
  6. Pembangun Tangki Septi individual Pedesaan.
  7. Pembangunan jalan dari kecamatan idanotae menuju Perbatasan.
  8. Pembukaan badan jalan dari Desa Hiliserangkai menuju Desa Orahua, Buhawa, Balombaruzo, dan Harefa Orahua.
  9. Pembangunan Perpustakaan dan perabot dan Toilet
  10. Pengadaan Peralatan Teknologi dan Komunikasi..

Target pembangunan ini bisa saja berubah yang disebabkan oleh refokusing anggaran untuk menghadapi wabah Covid-19.

Acara Musrenbang Kecamatan Idanotae ini dihadiri oleh Dinas Pertanian yang diwakili oleh S. Fowa’a, Kapolsek Gomo, J. Sianipar, mewakili Danramil 11-Gomo, Sertu M, Laia, Sekcam Idanotae, para Kepala Desa se-Kecamatan idanotae, aparat desa, Lembaga Pemerintah Desa (BPD), Tokoh Masyarakat, dan Pers/LSM. (Alex)

Comment

Related Post