by

PPKM Mikro DKI, Jam Operasi Transportasi Umum Diperpanjang

-Makro-41 views

Jakarta, Mimbar Bangsa – Waktu operasional sejumlah transportasi umum di DKI Jakarta diperpanjang seiring penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro pada 9 hingga 22 Februari yang lalu.

Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Nomor 65 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pembatasan Kapasitas Angkut dan Waktu Operasional Sarana Transportasi dalam Rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro. Ditandatangani Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.


Baca juga :  September-6 Oktober 2020 Kampanye ‘Ayo Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan’

Dalam surat keputusan itu, waktu operasional TransJakarta, angkutan umum reguler, dan Moda Raya Terpadu (MRT) diatur mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Pada masa PSBB 26 Januari hingga 8 Februari, waktu operasional tiga moda transportasi tersebut dibatasi hanya hingga pukul 21.00 WIB, dengan waktu mulai operasi yang sama, yakni pukul 05.00 WIB.

Waktu operasional Lintas Raya Terpadu (LRT) saat PPKM Mikro juga diperpanjang hingga pukul 22.00 WIB dari yang sebelumnya hingga pukul 21.00 WIB. Sementara waktu mulai operasi masih sama yakni pada pukul 05.30 WIB.

Baca juga :  Heboh! Lantai Rumah Warga di Jakbar Panas hingga 60 Derajat Celsius

Waktu operasional angkutan perairan masih sama dengan operasional saat PSBB lalu, yakni, mulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIB. Sementara KRL Jabodetabek, menyesuaikan pola operasional KRL.

Berlangsung mulai hari ini hingga 14 hari ke depan atau 22 Februari 2021. Kepgub yang ditandatangani Senin (8/2) kemarin merupakan tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Baca juga :  Rawa Terate Rutin Banjir, Anies Bakal Cek Pabrik Sekitar

“Memutuskan, menetapkan PPKM berbasis mikro selama 14 hari terhitung sejak tanggal 9 Februari sampai 22 Februari,” demikian poin pertama Kepgub tersebut.

 

 

 

 

 

 




Comment