by

Personil Polsek Manduamas Datangi TKP Penemuan Mayat

-Berita-73 views

Tapteng, Mimbar Bangsa Dua orang mayat di duga tenggelam di air bendungan Perbangsian yang terletak di Dusun II Desa Saragih Kecamatan Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (23/06/2020).

Sekira 17.00 wib, diketahui korban ada dua orang yakni dengan identitas Heryansyah Silitonga (laki – laki 33 thn) , pekerjaan mekanik ,Islam, dengan alamat Kel. PO.Manduamas Kec. Manduamas Kab.Tapteng.

Dan korban Kedua yakni ” Yoki Telaumbanua ( laki – laki 11 Thn), Kristen, alamat Dusun II Desa Saragih Kec. Manduamas Kab. Tapteng.

Dengan kronologis, awalnya personil Polsek Manduamas mendapat informasi melalui handphone dari kepala Desa Saragih” Ashwin Tumanggor ” mengatakan ada laki laki tenggelang di bendungan sungai perbangsian.

Dengan cepat, personil Polsek Manduamas menginformasikan kepada Kapolsek Manduamas IPTU Kuson Butar Butar, kemudian dikerahkan delapan personil Polsek Manduamas langsung menuju ke TKP (Tempat Kejadian Perkara) yakni bendungan perbangsian.

Sampai dilokasi personil bertemu dengan para saksi yang mengetahui kejadian, dengan saksi – saksi ” Narton Meha Dan Reymond Meha.

Berdasarkan keterangan dari saksi yang berada dan duduk dikedai di bendungan tersebut bahwa mereka mendengar suara perempuan minta – minta tolong..!!, Tolong..!!

Mendengar kata – kata tolong..!!, tolong..!!! ada yang tenggelam..!!! saksi ” Nortan Meha” langsung turun ke air dan melihat leher korban ” Yoki Telaumbanua” tersangkut dibagian pintu air bendungan.

Sementara korban Heryansyah silitongan kakinya tersangkut di pintu air sembari kedua tangannya melambai – lambai dengan posisi kepala dalam air.

Lalu saksi Reymond” masuk kedalam air untuk menolong namun saksi Reymond Meha ” , hampir turut tenggelam dibawa derasnya arus air.

kemudian saksi ” Denius Barutu” dan beberapa saksi lainnya membuka pintu air dengan memutar kunci pintu air bendungan.

Hingga pintu air tersebut terangkat kedua korban diangkat ke atas dan kemudian menekan nekan dada korban namun korban tidak terselamatkan.

kemudian korban” Yoki Telaumbanua ” langsung dibawa kerumah keluarganya sedangkan “Heryansyah Silitonga ” dibawa kepuskesmas Manduamas.

oleh dokter puskesmas Manduamas ” dr. Sri Varida lestari habeahan”. Melakukan pemeriksaan.

Sedangkan ” Yoki Telaumbanua” diperiksa oleh dokter puskesmas Saragih atas nama dr. Berry sihotang.

Kemudian kedua keluarga korban bermohon kepada kapolsek Manduamas dan dihadapan saksi saksi agar korban tidak dilakukan otopsi.

Kedua korban dikembalikan kepada keluarganya untuk dikebumikan.( Historis Buulolo’)


Comment

Related Post