by

Peringatan Hari Kartini, Politikus PKS: Perhatikan Pendidikan untuk Perempuan

-NASIONAL-14 views

Jakarta, MimbarBangsa.co.id — Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Netty Prasetiyani Heryawan meminta pemerintah memperhatikan pendidikan untuk perempuan. Netty menegaskan perempuan sebagai tiang penopang sebuah negara sepatutnya mendapat pendidikan yang layak.

Netty menolak adanya anggapan bahwa perempuan tidak harus berpendidikan tinggi. Menurut Netty, perempuan harus mempunyai pendidikan dan cerdas. Netty berharap negara hadir mengeluarkan kebijakan afirmatif dalam rangka mengakselerasi pendidikan bagi kalangan perempuan.


“Saya berharap peringatan Hari Kartini tidak hanya sekedar seremonial saja tetapi juga diikuti dengan aksi yang konkret dari pemerintah,” kata Netty, Rabu (21/4/2021).

Netty menuturkan di pelosok- pelosok negeri masih banyak ditemukan perempuan yang terpaksa harus berhenti belajar dengan berbagai alasan seperti keterbatasan ekonomi atau alasan-alasan lainnya. Menurut Netty, hal tersebut harus menjadi perhatian serius dari pemerintah. Selain itu, Netty juga mengatakan saat Indonesia dilanda Covid-19, perempuan juga menjadi salah satu pihak yang terkena dampaknya.

Berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan, sebanyak 623.407 pekerja perempuan terkena dampak Covid-19. Beberapa dari mereka dirumahkan, terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), dan pemulangan pemagangan akibat pandemi.

“Banyak perempuan terkena PHK dan dirumahkan karena Covid-19, padahal tidak jarang dari mereka yang menjadi penopang ekonomi keluarga. Selain itu pandemi Covid-19 juga menyebabkan meningkatnya kekerasan di rumah tangga, pemerintah harus turun untuk menyelesaikannya,” imbuh anggota DPR tersebut.

Meski berada pada situasi sulit, Netty berharap perempuan di seluruh Indonesia harus tetap percaya diri dan tidak takut untuk bersaing.

“Perempuan-perempuan di Tanah Air saat ini sudah banyak yang mengisi pos-pos strategis di dalam negara. Keterwakilan suara perempuan di parlemen juga terus meningkat dan saya percaya hadirnya suara perempuan akan menjadi penyeimbang dalam setiap kebijakan yang diambil oleh negara,” ucap Netty.

 

Sumber: BeritaSatu.com

Comment

Related Post