by

Pemkab Nias Selatan Tegaskan Larangan Pemakaian Bahu Jalan Umum

Nias Selatan, MimbarBangsa.co.id — Maraknya masyarakat dengan sadar mengambil bahu jalan dan bahkan tanpa sungkan melakukan penutupan jalan dan pengalihan arus untuk melangsungkan acara atau kegiatan pribadi, akhirnya Pemerintah Nias Selatan mengeluarkan surat edaran untuk menertibkan penggunaan bahu jalan umum, Kamis (26/8/2021).

Untuk menghormati hak-hak pengguna jalan, Pemerintah Kabupaten NIas Selatan menegaskan larangan adanya kegiatan-kegiatan yang menggunakan bahu jalan dan mengganggu funggi utama jalan umum.

Hal ini ditegaskan melalu Surat Edaran Bupati Nias Selatan No. 550/10734/DISHUB-NS/2021 tertanggal Kamis, 24/08/2021 tentang Larangan Pemakaian Bahu Jalan Umum.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melakukan pelarangan kepada seluruh masyarakat Nias Selatan untuk melakukan kegiatan berupa pemasangan tenda, penumpukan/pengelolaan bahan material bangunan, penjemuran hasil pertanian, dan mengalihkan arus lalu lintas tanpa persetujuan/izin dari pihak Kepolisian atau Dinas Perhubungan. Karena hal ini dapat mengakibatkan terganggunya fungsi jalan sebagai sarana transportasi umum.

Dalam surat tersebut dituangkan pasal yang dapat dikenakan kepada pelanggar, yaitu Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Pasal 274 ayat 1 bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan atau ganggu fungsi jalan dapat dipidana dengan penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp. 24.000.000 (Dua Puluh Empat Juta Rupiah).

 

 

Comment

Related Post