by

Pemdes Rawapanjang Gelar Pra Musrenbang, Realisasikan Jalur Depok-Cilebut Dibetonisasi

Kab. Bogor, Mimbarbangsa.co.id — Upaya pemerintah (Pemdes) Rawapanjang dalam mengurai berbagai persoalan yang muncul di masyarakat, melalui pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbangdes) tingkat desa, yaitu untuk menyampaikan aspirasi dimana pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbangdes) Desa untuk pembangunan infrastruktur sebagai jalur transportasi ekonomi masyarakat, dimana jalur Jalan Raya Papuaran-Jalan Raya Bojonggede (Kel. Papuaran) yang sudah viral di media sosial (medsos) dengan kondisi yang memprihatinkan serta menimbulkan rawan kecelakaan bagi pengguna kendaraan untuk bisa terealisasi. Hal ini untuk meningkatkan peran aktif masyarakat sebagai urat nadi perekonomian serta menumbah-kembangkan adanya potensi dan pemberdayaan ekonomi tersebut, Jumat (29/01/2021).

Menurut Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Amin Husein, mengatakan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbang-Des) untuk mengajukan adanya usulan-usulan secara online maupun virtual. Dan Pra-Musrenbang akan menjadikan Musrenbang sebagai keputusan pemerintah kabupaten.


“Kita ajukan untuk disampaikan pada pemerintah (Pemkab) Kabupaten Bogor seperti  Jalan Kabupaten itu nanti akan ada skala prioritas utama atau disebut Cilebut dan Depok (Kelurahan Pabuaran) akan terealisasi untuk betonisasi. Karena ada skala prioritas utama, yaitu Jalan Raya Papuaran-Jalan Raya Bojonggede (Kelurahan Papuaran),” tutur Amin pada MimbarBangsa.co.id di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, pihak Polsek Bojonggede sudah mempunyai rencana khusus, yaitu menangani Covid-19 dengan mendapatkan satu tugas dari Polri, terkait masalah di desa sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub).

“Sekarang kita sudah mempunyai RPJMD dari tahun 2014-2020, ada beberapa yang belum terealisasi karena kenapa skala prioritas ditentukan di dalam Musrenbang Desa, yang mempunyai skala prioritas yang dikerjakan Kepala Desa Rawa Panjang. Akan dilanjutkan oleh Kepala Desa dimana program-program yang harus dilaksanakan di tahun tersebut, dengan menciptakan sesuatu. Intinya, Musrenbang Desa untuk menentukan skala prioritas dengan penanganan terkait masalah rencana-rencana lainnya serta tidak mengabaikan musyawarah rencana pembangunan desa, atau pemulihan ekonomi. Harapan pertama, pemerintah dan masyarakat Desa Rawa Panjang bisa beraktivitas seperti biasa. Memang jelas pada masyarakat untuk memutus mata rantai virus corona (Covid-19) dengan tidak melakukan pertemuan seperti resepsi pernikahan dan lainnya,” pungkasnya. (Prayitno)

 

Comment