by

Pemda Nias Selatan Belum Mengetahui Perihal Pembayaran Idealisman Dachi


Nias Selatan, Mimbar BangsaSalah satu Bakal Calon Bupati Nias Selatan pada Pilkada Nias Selatan 2020 atas nama Idealisman Dachi menyurati  Tim Penyelesaian Kerugian Daerah (TPKD) Nias Selatan pada tanggal 5 September 2020 perihal Laporan Penyelesaian Kerugian Daerah Tahun Anggaran 2016.

Di poin kedua surat tersebut, Idealisman Dachi menyampaikan bahwa: Dengan ini saya sampaikan bahwa kerugian daerah sebagaimana dimaksud telah saya selesaikan, dengan melakukan penyetoran ke rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Nias Selatan sebesar Rp186.750.000,- (seratus delapan puluh enam juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) pada tanggal 5 September 2020 (bukti transfer terlampir).


Ada sekitar 10 lembar slip transferan dengan nominal dan nama pengirim yang berbeda tanpa ada satupun nama dari Idealisman Dachi.

Ketika beberapa wartawan meminta konfirmasi kepada Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah ( BPKAD) Nias Selatan perihal pembayaran tersebut, Aferili Harita menjelaskan bahwa surat dari Idealisman Dachi telah diterima dari melalui Sekda Nias Selatan pada tanggal 7 September 2020. Di dalam surat itu, Idealisman menjelaskan bahwa telah melakukan  melakukan penyetoran ke rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Nias Selatan sebesar Rp186.750.000,- (seratus delapan puluh enam juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) pada tanggal 5 September 2020 dengan bukti terlampir. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kebenaran tersebut karena beberapa hal, yang pertama bukti pembayaran semestinya dirangkap 5 (lima) serta dileges oleh Bank Sumut, namun di lampiran surat tersebut bukti pembayarannya belum dileges oleh Bank Sumut. Dan yang kedua adalah slip transferan yang dilampirkan oleh Idealisman Dachi merupakan slip transferan dari berbagai  akun dan rekening serta jumlah yang berbeda-beda pula. Ada sekitar 10 lembar slip transferan dengan nominal dan nama pengirim yang berbeda tanpa ada satupun nama dari Idealisman Dachi.

“Kami belum bisa memastikan kebenarannya, karena beberapa hal. Yang pertama bukti pembayaran semestinya dirangkap 5 (lima) serta dileges oleh Bank Sumut, namun di lampiran surat tersebut bukti pembayarannya belum dileges oleh Bank Sumut. Dan yang kedua adalah slip transferan yang dilampirkan oleh Bapak Idealisman Dachi merupakan slip transferan dari berbagai  akun dan rekening serta jumlah yang berbeda-beda pula. Ada sekitar 10 (sepuluh) lembar slip transferan dengan nominal dan nama pengirim yang berbeda tanpa ada satupun nama dari bapak Idealisman Dachi,” Harita menegaskan kepada Mimbar Bangsa pada hari Selasa, 15/9/2020.

Ketika dikunjungi di tempat kerjanya, hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah Nias Selatan, Ikhtiar Duha. Ikhtiar menjelaskan bahwa memang surat dari Idealisman Dachi dari sudah diterima olehnya dengan lampiran fotokopi slip transferan dari berbagai akun dan rekening bank yang berbeda-beda, tanpa dileges oleh Bank Sumut dan di slip transferan tersebut tidak ada atas nama Idealisman Dachi.

“Benar, surat dari Bapak Idealisman Dachi  sudah diterima olehnya dengan lampiran fotokopi slip transferan dari berbagai akun dan rekening bank yang berbeda-beda pula. Namun bukti transfer tersebut belum dileges oleh Bank Sumut dan di slip transferan tersebut tidak ada atas nama Bapak Idealisman Dachi” tegasnya.

 


Comment