by

Pelaku Pembunuhan Siswi Terimakasih Laia Dibekuk Tak Berkutik


Nias Selatan, MimbarBangsa.co.id Pada hari ini Selasa 10 Desember 2019 Kapolres a.n I GEDE NAKTI WIDIARTA, S.I.K Nias selatan beserta anggotanya melakukan konferensi Media atas Berhasilnya penangkapan pelaku pembunuhan terhadapa Terimakasi Laia.

Pelaku pembunuhan yang berinisial TH yang sebelumnya  telah menyembunyikan diri sekitar 9 hari dan terus dicari oleh Kapolres Nias Selatan AKP IGEDE NAKTI WIDIARTA, S.I.K bersama anggotanya dan akhirnya ditemukan di Desa Hilizoriwa Kecamatan Majino Kabupaten Nias Selatan.

Kornologis kejadianya pada hari Jumat tanggal 29 November 2019 sekitar pukul 19.00 Wib.  Tersangka melintas dengan berjalan kaki di jalan setapak tepatnya di Dusun IV Khou-khou Desa Hiliwaebu Kecamatan Susua untuk pulang ke arah gubuk miliknya di Desa Hilimbaruzo Kecamatan Aramo.

Dan pada saat yang bersamaan Korban juga melintas dengan berjalan kaki di jalan tersebut menuju pulang ke rumahnya. Dan disaat berpapasan korban menegur Tersangka dengan mengucapkan “AYOK BANG”. Kemudian Tersangka langsung berbalik badan dan mengikuti korban dari belakang.  Kemudian Tersangka langsung memeluk korban dari belakang dan memeras kedua payudara korban menggunakan kedua tangannya sambil menariknya kearah semak – semak.

Akan tetapi korban melakukan perlawanan dengan cara menunjang perut Tersangka dengan kaki kanannya sehingga pelukan Tersangka terlepas dan tas korban terjatuh.  Kemudian korban berbalik arah dan melakukan perlawanan dengan cara mencakar bahu sebelah kiri Tersangka sambil berteriak – teriak: “HEY AMA FENDI – HEY AMA FENDI” untuk memanggil seorang laki-laki yang bernama AMA FENDI, yang gubuknya berdekatan dengan tempat kejadian tersebut.

Kemudian Tersangka berkata: “JANGAN TAKUT SAMA AKU, NANTI BILANG SAMA ORANG TUAMU, AKU MAU NIKAHI KAMU.” Dan karena korban terus berteriak dan melakukan perlawanan, sehingga Tersangka takut perbuatannya akan diketahui oleh orang lain, kemudian Tersangka langsung mengeluarkan pisau yang disimpan di kantong celana bagian depan sebelah kanan, dan langsung menikam kepala korban dengan menggunakan tangan kanan secara berulang-ulang, sehingga korban berlari ke arah sema-semak pohon bambu yang berjarak 5 (lima) meter. Dan di saat yang bersamaan Tersangka langsung menikam punggung korban secara berulang-ulang hingga korban terjatuh dengan posisi terlungkup dan sudah tidak dapat bergerak lagi.

Dan untuk memastikan korban sudah tidak bernyawa,  Tersangka memiringkan tubuh korban ke arah sebelah kanan lalu menutup mulut korban dengan menggunakan tangan kirinya kemudian menggorok leher korban dengan menggunakan tangan kanannya, hingga korban kehabisan darah dan tidak bernyawa.

Setelah itu Tersangka mengambil handphone merk Oppo A71 warna merah milik korban yang jatuh di dekat tubuh korban, lalu Tersangka membawa handphone tersebut, setelah selesai membunuh Tersangka lalu meninggalkan mayat korban serta menyimpan pisau miliknya dan handphone milik korban di tas yang dibawa Tersangka pada saat itu.

Terkait isu hamilnya Korban Kapolres Nias Selatan AKP IGEDE NAKTI WIDIARTA, S.I.K belum bisa memastikan karena keluarga korban tidak menginzinkan untuk dilakukannya otopsi.

Akibat perbuatan pelaku dijerak dengan Pasal 340 Subs Pasal 338 Jo Pasal 351 ayat (3) Jo Pasal
365 ayat (3) KUHPidana. dengan hukuman se-umur hidup.

(Bz Bll)


Comment

Related Post