by

Pasar Ramadhan Desa Muara Dua Kembali di Buka, Salmin : Protokol Kesehatan Tetap Berlaku

Muara Enim, MimbarBangsa.co.id Desa Muara Dua, Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim pada bulan suci Ramadhan kali ini akan tetap membuka benerapa kegiatan namun tetap akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Salah satunya adalah kegiatan Pasar Ramadhan yang kembali dibuka, setelah tahun lalu hanya beberapa pedagang akibat adanya Pandemi Covid-19.


Meskipun masih di masa pandemi, namun panitia pelaksanaan Pasar Ramadhan Desa Muara Dua sudah mempersiapkan diri supaya pedagang dan pengunjung tidak khawatir untuk datang.

Baca juga :  Miris!!! Setelah Membunuh Kakak Kandung, Pria di Muara Enim Ini Melarikan Diri

Salmin, Spd selaku Kepala Desa Muara Dua saat ditemui awak media di kantornya mengatakan, pelaksanaan Pasar Ramadhan kali ini diharapkan bisa menghidupkan kembali tali silaturahmi secara kuat.

“Kegiatan ini sejatinya berlangsung setiap tahun dan meriah, tapi akibat Pandemi yang menimpa beberapa tahun ini, akhirnya kegiatan Pasar Ramadhan kali ini harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat,” ujarnya.

Baca juga :  Putra Daerah Muara Enim, Jaksa Agung Era SBY Basrief Arief Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, kegiatan Pasar Ramadhan tak hanya bisa menjalin tali silaturahmi, namun juga bisa menghidupkan ekonomi kerakyatan.

“Kami memberikan toleransi agar pasar ramadhan tetap berjalan karena ini sangat diperlukan masyarakat agar roda perekonomiannya tetap berjalan saat berlangsungnya pandemi Covid-19,” jelasnya.

Di lain tempat, Ita salah seorang pedagang Pasar Ramadhan mengatakan masih merasa bersyukur diperbolehkan menjual dagangannya, sehingga meski omset menurun tetapi ekonomi keluarga minimal masih bisa bergerak.

Baca juga :  Warga Talang Gudang Adakan Acara Doa Bersama di Malam Nisfu Syaban Bersamaan Media Mimbar Bangsa

“Bersyukur sekali pak, walaupun saat ini sedang dalam masa sulit, tapi dengan di bolehkan berjualan bisa nambah pemasukan keluarga kami,’ ungkapnya.

Pewarta : Saidul Basar




Comment