by

Menelusuri Jejak Penyebaran Islam di Bumi Tunggu Tubang

Muara Enim, MimbarBangsa.co.id – Tim Peneliti Arkeologi dan ahli epigrafi provinsi Sumsel serta Sumut melakukan penelitan di Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Kamis (22/04/2021).

Kedatangan para arkeolog dan ahli epigrafi ini, disambut hangat oleh Pemerintah Kecamatan Bapak Edi Suparno, Kepala Desa Penyandingan Bapak Emhadi, dan Awak Media Mimbarbangsa.co.id selaku tim penyiar.


Perlu diketahui kegiatan ini merupakan giat tahunan yang dilaksanakan guna menelusuri jejak penyebaran Islam di Sumatera khususnya wilayah Semendo.

Kegiatan dimulai dari silaturahmi tim arkeolog dan ahli epigrafi ke Rumah Adat Semende yang berada di Desa Pulau Panggung. Sambutan hangat juga tampak terlihat dari sang mpu penunggu Rumah Adat Semende, yaitu Sailin.

 

Pemberian Plakat yang diterima langsung oleh Pemilik Rumah Adat Semende, Sailin (Dok : MimbarBangsa.co.id)

 

Selanjutnya tim Arkeolog melanjutkan perjalanan menuju Desa Penyandingan untuk melakukan penelitian terhadap tulisan aksara dari kulit kayu (kahas) milik salah seorang warga Desa Penyandingan.

Penelitian terhadap “kahas” oleh ahli Epigrafi (Dok : MimbarBangsa.co.id)

Tim arkeolog di sambut baik oleh Emhadi selaku Kepala Desa Penyandingan. Setelah melakukan ramah tamah, tim langsung meneliti tulisan aksara dari kulit kayu (kahas) yang telah dipersiapkan oleh keluarga besar Ibu Mulus selaku pemilik Kahas tersebut.

Camat Semendo Darat Laut Edi Suparno dan Kades Penyandingan Emhadi (Dok :MimbarBangsa.co.id)

 

Kemudian tim arkeolog melanjutkan perjalanan ke Desa Pehapau yang diketahui menjadi tempat pertama turunya mpuyang atau puyang di wilayah Kecamatan Semende.

Sempat melihat masjid pertama yang berdiri di wilayah semende, tim arkeolog langsung menemui keluarga dari Ibu Ruhai. Disana, tim arkeolog sempat melihat dan meneliti sebuah pedang turun temurun yang telah disimpan dari puyang Tuan Raja Uli sampai ke anak keturunannya.

Pedang Sapu Jagat milik Ibu Ruhai di Desa Pehapau (Dok : MimbarBangsa.co.id)

 

Dalam beberapa kesempatan, awak media mimbarbangsa.co.id yang berjumlah 3 orang, yaitu Aldo Montanali (Kaperwil), Saidul Basar (Kabiro), Sohibul (wartawan) sempat mengabadikan momen eksklusif tersebut.

Comment

Related Post