by

Mahyudin, Mantan Gubernur Sumatera Selatan Meninggal Dunia

Sumsel, MimbarBangsa.co.id – Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Mahyuddin tutup usia. Ia meninggal setelah dinyatakan positif Corona atau COVID-19 dan sempat dirawat dirumah sakit.

Mahyuddin meninggal dunia pada usia 74 tahun di Palembang, Kamis (8/4) malam. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Kebun Bunga pada dini hari.


Berikut Biografinya yang kami rangkum dari laman resmi Wikipedia dan merdeka.com :

Prof. Dr. dr. H. Mahyuddin N. S., SpOG(K) (lahir 14 September 1947 – meninggal di Palembang, 8 April 2021 pada umur 73 tahun) adalah Gubernur Sumatra Selatan ke-14. Ia diangkat menjadi gubernur menggantikan Syahrial Oesman yang mundur sebagai gubernur untuk mengikuti kembali pemilihan Gubernur Sumatra Selatan.

Dokter kelahiran Lahat, 14 September 1947 meniti karirnya sebagai seorang dokter dan melanjutkan karirnya sebagai orang nomor satu di Sumatera Selatan.

Keberhasilan karir Mahyuddin NS tentunya tidak mudah. Ia dilahirkan di keluarga yang kurang mampu yang berprofesi sebagai petani. Untungnya, orang tua Mahyuddin sangat mendukung dan mengerti akan pentingnya pendidikan. Ia beserta keluarga mendapat bantuan dari guru dan keluarga besar Mahyuddin sehingga beliau bisa seperti sekarang ini.

Karena kecintaannya pada berbagai bidang, Mahyuddin pernah menjabat di berbagai bidang selama karirnya. Dalam bidang kesehatan, ia pernah menjabat sebagai Direktur Program Keluarga Berencana Rumah Sakit, ketua IDI Sumatera Selatan. Dalam bidang pendidikan, ia mengajar di FK UNSRI dan pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor IV Bidang Kerjasama Nasional dan Internasional.

Di bidang organisasi politik, beliau juga dipercaya sebagai Wakil Bendahara Golkar Provinsi Sumatera Selatan, Ketua Cabang Bulutangkis Kota Palembang, dan Ketua Departemen Pembinaan dan Kesehatan Pelti Sumatera Selatan. Tidak hanya di kanch politik dan kesehatan, Mahyuddin juga merambah dunia bisnis dengan membuka Rumah Sakit Bunda Graha Medika serta bisnis otomotif di bawah naungan PT Yudha Primasena. Menurut beliau, kunci dari keberhasilan adalah tidak adanya ketakutan akan kegagalan, jujur dan berpegang teguh pada agama.

DI kursi DPR RI, dia menjabat sebagai ketua komisi X. Dia pernah terseret kasus hambalang dan ikut diperiksa oleh KPK.

Kami segenap perwakilan wartawan Sumsel dari MimbarBangsa mengucapkan duka yang mendalam. Semoga Mendiang Prof. Dr. dr. H. Mahyuddin N. S., SpOG berada ditempat terbaik disisiNya. (Aldo)

 

 

Comment

Related Post