by

Lagi Nge-Trend, Perkumpulan Petani Pemakai Air Di Ngurensiti Di Duga Menerima Dana Siluman


Pati, Mimbar Bangsa – Kucuran Dana yang diterima oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) untuk pembuatan talud di Desa Ngurensiti, Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati di sinyalir dari dana siluman.

Pasalnya, pekerjan ini sudah 60 persen atau 16 hari sudah pengerjaan proyek Talud tersebut dimulai, tapi belum juga ada papan informasi (master plang) yang menancap di sekitar lokasi proyek.


Padahal, UU Keterbukaan   Informasi Publik (KIP) nomor 14 tahun 2008 dan Perpres Nomor 70 tahun 2012, telah mengatur setiap pengerjaan bangunan fisik yang di biayai oleh Keuangan Negara wajib memasang papan nama proyek untuk memuat informasi jenis kegiatan di lokasi.

Proyek sepanjang 420 meter dengan ketinggian 80 cm dan tinggi pondasi 20 cm di kerjakan oleh swakelola dari  Tim P3A.

Saat di klarifikasi mengenai master plang oleh awak media Mimbar Bangsa Indra selaku Kepala Desa menjelaskan,” mohon maaf kalau proyek itu saya belom mengetahui jika belum ada papan informasi nya, coba nanti saya akan tanya pak Karsono sebagai penanggung jawab proyek dan ketua P3A,” Ungkapnya. Senin (5/10/2020)

Kades Indra juga menerangkan, kurangnya kordinasi antara dirinya dan Karsono selaku Ketua P3A menjadikan mis komunikasi, dan mungkin kurang pahamnya Karsono sehingga mengabaikan untuk tidak memasang master plang tersebut.

“Untuk masalah sumber Dana itu bantuan dari PUPR, soalnya kemarin waktu pencarian dana tersebut saya tidak di libatkan karena Dana langsung masuk ke rekening P3A dan saya sampai sekarang belum tahu tentang RAB dan jumlah Dana tersebut,” Imbuhnya.

Sampai pada selasa sore ini (06/10/2020) awak media menyempatkan melihat kembali lokasi proyek dan ternyata hasilnya nihil, master plang belum terpasang di lokasi. (Sugiadi)


Comment