by

Kunjungi Bawomataluo, Kapolda Sumut Perintahkan Kapolres Nias Selatan Lakukan Ini

Nias Selatan, MimbarBangsa.co.id — Seteleh melakukan pengecekan vaksinasi massal di Lapangan Orurusa Teluk Dalam, Kapolda Sumatera Utara (Sumut), Irjen. Pol. Drs. R.Z. Panca Putra Simanjuntak, M.Si. bersama Wakapolda Brigjen. Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. dan rombongan menunjungi Desa Adat Bawomataluo  di Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan yang berjarak sekitar 5 kilo meter dari kota Teluk Dalam, Sabtu (25/9/2021).

Kedatangan Kapolda Sumatera Utara (Sumut), disambut dengan meriah oleh parah tokoh adat dan tokoh masyarakat Desa Bawomataluo.

Sesampai di Bawomataluo, masyarakat menyambut Kapolda Sumut bersama rombangan dengan jamuan sederhana di Rumah Adat Besar atau Omo Sebua yang dikenal sebagai rumah tempat kediaman para kepala negeri, kepala desa, atau kaum bangsawan.

Usai jamuan sederhana dilanjutkan dengan acara Adat dengan menganugerahi Baju Adat yang merupakan baju kebesaran masyarakat Nias Selatan kepada Kapolda Sumatera Utara yang dilengkapi dengan alat perang pada zaman dahulu kala.

Walau dalam keadaan diguyur hujan, Kapolda Sumut bersama rombongan yang didampingi oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha, S.H., M.H., Kapolres Nias Selatan, Dandim 0213/Nias, Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin, Komandan Lanal Nias, Kolonel Laut (P) Antonius Hendro Prasetyo, dan Kajari Nias Selatan, Mokharom, S.H., M.H. tetap semangat mengikuti acara hingga selesai.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Bawomataluo, Teruna Wau menyampaikan permohonan kepada Kapolda Sumut untuk ditugaskan Polisi Pariwisata di wilayah Bawomataluo, berhubung Desa Cagar Budaya Nasional (CBN) Bawomataluo merupakan salah satu desa wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara.

“Pak Kapolda, dalam kesempatan ini kami masyarakat Desa Bawomataluo memohon agar kiranya menugaskan Polisi Pariwisata atau dibangun pos Polisi Pariwisata di sini,” pinta Kades Teruna Wau.

Selain meminta Polisi Pariwisata, Kades Teruna Wau juga memohon generasi-generasi muda dari Bawomataluo bisa dibantu menjadi anggota Polri.

Menyikapi permintaan Kepala Desa Bawomataluo, R.Z. Panca Putra Simanjuntak pun merespon dengan baik. Ia mengatakan pihaknya akan menempatkan personel Polisi Pariwisata di wilayah Bawomataluo dimana sebelumnya, lulusan Akpol 1990 ini juga telah membentuk Polisi Pariwisata di Danau Toba.

“Pak Kepala Desa, saya tersentuh mendengar permintaan Pak Kepala Desa, maka yang harus menindaklanjuti permintaan Bapak adalah Pak Kapolres,” kata Irjen Panca.

Irjen Panca langsung memerintahkan Kapolres Nias Selatan untuk menugaskan personel Polisi Pariwisata di Desa Bawomataluo dengan menjanjikan akan membantu alat transportasinya dari Medan.

“Bikin polisi pariwisata di sini untuk mendukung pariwisata. Berapa lama Pak Kapolres, dua minggu bisa….?”” perintah Kapolda kepada Kapolres Nias Selatan, AKBP Reinhard.

Selanjutnya, Kapolda juga menyampaikan bahwa putra-putri Nias yang baru tamat dari pendidikan Kepolisisian akan segera ditugaskan di Pulau Nias.

“Besok putra-putri Nias yang baru tamat langsung saya tugaskan di sini, ini kampungnya harus dia pelihara,” tambahnya.

 

Selanjutnya Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo sudah membuat keputusan dan kebijakan super predikat Danau Toba dan sekarang sedang dipersiapkan betul untuk wilayah wisata Danau Toba.

“Tetapi kita jangan berkecil hati Pak Bupati, Danau Toba itu cuman di seberang. Dari seberang ke sini itu tidak terlalu jauh. Makanya tadi saya sampaikan kepada Pak Bupati, kebijakan pemerintah itu harus Bapak ambil,” ujarnya.

Kapolda juga meminta Bupati Nias Selatan Hilarius Duha untuk segera menghubungi Menteri Perhubungan agar dibuka transportasi udara dari Bandara Silangit ke Bandara Silambo, supaya turis tersebut bisa lanjut ke Nias Selatan

Selain itu, pria kelahiran 1969 itu juga tak lupa mennyampaikan ucapan terima kasih atas penganugerahan kebesaran adat yang telah diberikan kepadanya.

“Mudah-mudahan pemberian ini menjadi arti besar bagi saya, Pak Waka beserta para pejabat utama. Selain saya diangkat sebagai masyarakat Bawomataluo, saya juga selaku Kapolda Sumatera Utara harus memiliki rasa tanggung jawab,” imbuhnya.

Usai acara adat dan kata-kata sambutan dilanjutkan dengan membagi sembako kepada seratusan masyarakat yang terkena dampak Covid-19 dan menyaksikan secara langsung Lompat Batu atau Hombo Batu yang dipersembahkan oleh Pemuda-pemuda Bawomatalauo yang gagah dan berani.

Comment

Related Post