by

Kunjungan PMNI Sekaligus Berbagi Kasih Di Smart School YKP Kolong Jembatan

Jakarta, MimbarBangsa.co.id — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan persatuan Mahasiswa Nias Indonesia (PMNI) melakukan kunjungan sekaligus berbagi kasih berupa peralatan tulis, dan keperluan sehari-hari buat Adek-adek sekolah kolong Jembatan, dimana pada kegiatan tersebut ikut hadir Juliarman Gulo, dan Doniman Aro Hia, selaku Dewan Pertimbangan Organisasi Persatuan Mahasiswa Nias Indonesia (PMNI) bersama dengan Dewan pengurus harian Persatuan Mahasiswa Nias, Rabu (13/4/2021).

Desmon N. Gulo sebagai Ketua Umum PMNI menyampaikan kujungan ingin bersilaturahmi kepada Adek-adek semua, mengingat info dari teman-teman bahwa ada sekolah yg masih terbatas untuk kemampuan maka dari situ kami ingin melihat keberadaan Adek-adek semua. memberi semangat kepada Adek-adek disini dengan terbukanya sekolah ini, kedepannya bisa membuat Adek-adek sukses, Maka kita jangan minder dengan situasi dan kondisi saat ini, karena masih banyak diluar sana yang belum pernah mengikuti namanya sekolah, oleh karna itu Adek-adek semangat untuk belajar, membaca, memahami apa yang diajarkan oleh bapak/ibu guru, “Ujarnya.


Ditempat yang sama pula kata sambutan Juliarman Gulo selaku Dewan Pertimbangan Organisasi PMNI atau mewakili sangat berterimakasih kepada Guru-guru smart schol yang telah bersusah paya mengfasilitasi Adek-adek yang kita cintai ini semoga Tuhan yang selalu membalaskan kepada bapak/ibu guru. Sekaligus telah membukakan pintu serta menerima PMNI, semoga kedepannya ini bukan kunjungan pertama dan bisa jalin silaturami kedepannya. Pungkasnya

 

Sokhiziduhu Nduru, M.Pd. selaku Pendiri Sekolah Smart School “YKP” kolong jembatan pluit penjaringan Jakarta utara dan sekaligus guru tetap di sana, sangat berterimakasih kepada organisasi persatuan Mahasiswa Nias Indonesian khususnya yang berpusat di Tangerang-Raya telah memberikan waktu dengan mengunjungin Adek-adek kolong jembatan dan semoga ini bukan yang pertama.

Lanjutnya, Sekolah ini telah berdiri 12 tahun yang lalu dan sudah beberapa kali di gusur tapi puji Tuhan masih bisa kita pertahankan dimana siswanya ada 117 orang yang mayoritas Muslim.

Mari kita dukung mereka dalam doa semoga Adek-adek kita ini tidak minder menjadikan alasan karena tempat belajar melaikan bisa berjuang mengejar impian mereka masing-masing pesan kami PMNI bisa menjadi motifasi khusnya pada pemudah pemudi Nias dimana jika kita mau melakukan maka pasti bisa bangun kerja sama yang baik dan adakan Inovasi-inovasi baru.(YL)

Comment