by

KPK RI: Capaian MCP Kabupaten Nias Barat, Tergolong Sangat Buruk

Nias Barat, Mimbarbangsa.coid.- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gelar rapat Koordinasi Supervisi Capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) di Kabupaten Nias Barat yang berlangsung di Lobby Kantor Bupati. Kamis (29/04/2021).

MCP merupakan sebuah sistem aplikasi tolok ukur keseriusan Pemerintah Daerah dalam upaya mencegah korupsi sebab di dalam aplikasi tersebut terdapat indikator dan sub indikator yang harus dicapai.


Direktur Koordinasi Supervisi I, Brigjen Didik Agung Widjanarko mengatakan bahwa fungsi KPK untuk mencegaha korupsi dan dapat disederhanakan menjadi upaya membatasi dua faktor yaitu niat dan kesempatan.

Capaian MCP Kabupaten Nias Barat Tahun 2020 tergolong sangat buruk. Total MCP 28.15% dengan rincian 8 item penilaian yakni, perencanaan dan penganggaran 35%, pengadaan barang dan jasa 28.82%, PTSP 16.03%, APIP 40.32%, manajemen ASN 30.05%, optimalisasi pajak daerah 4.5%, manajemen aset daerah 51.6% dan tata kelola Dana Desa 0.1%.

Usai pemaparan hasil capaian MCP, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu dan Wakil Bupati Dr. Era-Era Hia, M.M., M.Si., langsung memimpin koordinasi kepada pimpinan OPD tentang apa kelamahan selama ini sehingga pencapain MCP dari BPK sangat buruk.

Bupati memerintahkan agar seluruh saran dan masukan dari direktur supervisi atas MCP supaya segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait, sehingga Capain MCP 2021 dapat mencapai 100%.

Apa hal-hal yang harus dilakukan oleh dinas terkait, supaya mulai dilakukan. Mulai action saat ini, jangan nunggu besok. “Harapnya”. (49U5 Laia)

Comment

Related Post