by

Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Anies: Kalau Sudah Penuh, Jangan Masuk

Jakarta, MimbarBangsa.co.id — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan termasuk sadar akan kapasitas suatu ruangan atau tempat. Jika suatu tempat sudah penuh atau melebihi kapasitas 50%, maka Anies menganjurkan agar masyarakat tidak masuk ke tempat tersebut.

Peringatan ini disampaikan Anies menyusul adanya kerumunan yang terjadi di Pasar Tanah Abang pada Sabtu (1/5/2021) hingga Minggu (2/5/2021). Kerumunan terjadi karena jumlah pengunjung mengalami lonjakan lebih dari 2 kali lipat dari biasanya.


“Seperti anjuran kita selalu, kalau datang ke sebuah tempat dan tampak sudah penuh, jangan masuk. Nampak sudah lebih dari 50%, jangan masuk,” ujar Anies di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Minggu (2/5/2021).

Anies mengingatkan, saat pandemi Covid-19 belum berakhir, kerumunan sangat berpotensi besar terjadi penularan Covid-19. Karena itu, kata dia, setiap warga DKI Jakarta harus bertanggung jawab atas dirinya sendiri, keluarga, dan orang lain di sekitarnya dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kita juga bertanggung jawab pada diri kita sendiri. Karena kalau tertular, kan kita-kita yang datang juga ikut tertular,” ungkap dia.

Pemprov DKI, kata Anies, tentunya akan menambah jumlah petugas di Pasar Tanah Abang untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan. Namun, tutur Anies, jumlah petugas baru efektif mencegah penularan Covid-19 jika didukung oleh kesadaran masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan.

“Kita butuh dua-duanya. Bagi kami siapkan petugas, bagi masyarakat, ayo kalau lihat tempat, masuk restoran lebih dari 50% atau mendekati 50%, jangan masuk. Jadi, kita harus ikut menjaga sama-sama,” pungkas Anies

Sumber: BeritaSatu.com

Comment

Related Post