by

Kemkes Pastikan 38 Spesimen Negatif Virus Korona


Jakarta, Mimbar Bangsa Kementerian Kesehatan (Kemkes) kembali menegaskan hingga hari ini belum ada satu pun kasus positif virus korona atau novel coronavirus (2019- nCoV) di Indonesia.

Pemeriksaan laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemkes menunjukkan, semua kasus dengan gejala seperti nCoV dan pasiennya sempat dirawat di sejumlah rumah sakit ternyata negatif. Mereka ini tergolong dalam tahapan diagnosis nCoV yang disebut sebagai people under observation, yaitu orang atau pasien yang dalam pemantauan.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemkes, Anung Sugihantono mengatakan, Kemkes terus melakukan pemantauan dan mengumpulkan informasi dari berbagai daerah terkait dengan nCoV. Hingga hari ini, dari 38 spesimen yang sudah diterima Balitbangkes semuanya dinyatakan negatif.

“Karena proses yang bisa lebih cepat, kami laporkan dari 38 spesimen yang dikirim dari 26 rumah sakit seluruh Indonesia, dan hasilnya alhamdulillah semua negatif,” kata Anung langsung dari Natuna, Kepulauan Riau dalam sambungan telepon kepada media di Kantor Kemkes, Jakarta, Selasa (4/2/2020).

Adapun jumlah orang yang menunjukkan gejala mirip virus korona, tetapi bukan nCoV per hari ini bertambah dari hari sebelumnya, Senin (3/2/2020), yang dilaporkan hanya 34 orang.

Sebanyak 34 spesimen yang dikirim dari 22 rumah sakit, seluruhnya dinyatakan negatif oleh Balitbangkes Kemkes. Mereka terdiri dari 7 warga negara asing dan 24 warga negara Indonesia.

Balitbangkes Kemkes merupakan satu-satunya lembaga yang ditunjuk sebagai otoritas yang menyatakan apakah sebuah kasus terduga nCoV positif atau negatif. Seluruh hasil akhir ditetapkan oleh Balitbangkes yang laboratoriumnya telah terakreditasi World Health Organisation (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia.

Menurut Anung, mereka yang masuk dalam kelompok people under observation akan terus diikuti dan dipantau kondisinya. Layanan kesehatan yang diberikan kepada mereka juga sudah sesuai protokol kesehatan dunia.

Sumber: Suara Pembaruan

 


Comment

Related Post