by

Keluarga Pertanyakan Hilangnya Nama KH Hasyim Asy’ari dari Kamus Sejarah

-Edukasi-22 views

Jombang, MimbarBangsa.co.id – Kamus Sejarah Indonesia Jilid I buatan Kemendikbud menuai protes dari beberapa kalangan lantaran tidak mencantumkan nama pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari. Cucu Pendiri Ponpes Tebuireng, Jombang tersebut khawatir terjadi distorsi sejarah yang akan membuat generasi bangsa kehilangan akar rumputnya.

“Kami sempat membicarakan itu walaupun lewat daring dengan keluarga. Kami mempertanyakan itu juga. Ini hilang atau sengaja dihilangkan. Makanya kami mempertanyakan ke pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud,” kata Cucu KH Hasyim Asy’ari, M Irfan Yusuf Hasyim saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/4/2021).


Putra KH Yusuf Hasyim ini menjelaskan, keluarganya akan segera bersikap terkait tidak dimuatnya nama KH Hasyim Asy’ari di Kamus Sejarah Indonesia Jilid I. Melalui Pengasuh Ponpes Tebuireng, pihaknya akan melayangkan surat ke Kemendikbud untuk menanyakan maksud penghilangan nama mendiang kakeknya itu.

“Kami tidak ingin buku sejarah yang dibaca anak-anak kita nanti ada distorsi yang mengakibatkan kehilangan sejarah. Kalau kehilangan sejarah, anak-anak kita akan kehilangan akar rumputnya. Akan jadi apa anak-anak kita kalau kehilangan sejarah,” terang Irfan.

Ia berharap, Kamus Sejarah Indonesia ditulis secara lurus dan objektif. Kemendikbud sebagai pembuatnya diminta selektif memasukkan tokoh-tokoh ke dalam kamus tersebut.

“Sejarah itu harus lurus. Yang layak masuk kita masukkan, yang belum layak masuk jangan dipaksakan masuk. Jangan sampai sejarah itu menjadi his story atau ceritanya dia, sejarah itu harus menjadi our story,” tandasnya.

 

 

Sumber: Detik

Comment