by

Kel. Pancoran Mas Gelar Rapit Test Tahap Akhir, Data Tidak Doble


MimbarBangsa.co.id, DepokWarga untuk mengikuti rapit test di Puskesmas Pancoran Mas, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, untuk tahap akhir, tampak antusias. Hal ini untuk memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19) di lingkungan Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok tersebut, secara umum. Namun pemerintah (Pemkot) Kota Depok sudah menghimbau pada masyarakat agar tetap menjaga jarak dan protokol kesehatan bersama.

Menurut Lurah Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok Suganda, mengatakan untuk seluruh petugas PPS dan KPPS maupun warga mengikuti rapit test.

Dijelaskannya, karena sebagai “tulang panggung” untuk pelaksanaan pilkada 9 Desember 2020 dan garda terdepan nantinya.

“Artinya, sekarang dalam pandemic covid-19, seluruh petugas PPS, KPPS KPU Kota Depok dan warga ini wajib mengikuti rapit test. Karena hal ini terkait untuk mendata masyarakat, ketika petugas PPS melakukan kunjungan pada warga dengan dor to dor.

Seletah usai rapit test, para anggota PPS bagaimana tata cara, tekniknya, dan lain sebagainya. Agar tidak ada data yang doble dalam pendataan tersebut,” tutur Suganda pada MimbarBangsa.co.id di ruang kerjanya, Jum’at (10/07/2020).

Sementara, Anggota PPS Ramadhani Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok, menyatakan secara psikologis masih beranggapan dari beberapa calon anggota PPS mengundurkan diri.

“Ada 130 TPS dan dibutuhkan 120 anggota PPDP di Kelurahan Pancoran Mas. Kemarin, Kamis (09/07/2020) juga sudah dilaksanakan rapit test. Alhamdulillah hasilnya non-reaktif. Otomatis dari masing-masing wilayah di lingkungan Rt/Rw. Kemarin ada beberapa yang berhalangan untuk hadir rapit test di Puskesmas,” pungkas Ramadhani. (Prayitno)

 


Comment