by

Kapolres Nias Selatan Akan Pimpin Investigasi Kehilangan Jelita Duha

Nias Selatan, MimbarBangsa.co.id — Hingga hari ini Senin (19/4) kehilangan bocah perempuan berumur sekitar 2 tahun atas nama Jelita Duha belum juga titik terangnya. Baik dari laut maupun di darat belum menunjukkan sesuatu yang akan memberikan petunjuk hilangnya balita ini.

Kejadian janggal ini terjadi pada hari Rabu tanggal 14/4/2021 sekitar pukul 17.00 WIB. Sebelum hilang, Jelita sedang bermain bersama dengan anak-anak tetangga. Karena sudah sore, teman-temannya disuruh mandi oleh orang tuanya dan Jelita bermain sendirian di halaman rumahnya.


Beberapa menit kemudian tantenya yang sedang sibuk memasak di dapur memanggil Jelita untuk dimandikan. Namun, ketika tantenya mencarinya di halaman rumahnya, Jelita yang masih belita ini tidak ada.

Akhirnya dilakukan pencarian, yang akhirnya masyarakat yang ikut mencari pada saat itu, menemukan sandal yang diduga milik korban di pantai tidak jauh dari rumahnya dan sebelahnya lagi ada di air laut sekitar 50 meter dari pinggir pantai.

Tante dari korban menyampaikan informasi kepada personil Polsek Pulau-Pulau Batu bahwa pada saat itu laut dalam keadaan pasang. Sementara pada saat juga sebagian masyarakat mengatakan bahwa saat itu laut lagi surut.

Menanggapi kejadian misterius ini Kapolres Nias Selatan, AKBP Arke Furman Ambat, S.I.K., M.H. akan segera turun memimpin langsung investigasi pencarian dan pengungkapan kasus kehilangan balita di Hibala, Kabupaten Nias Selatan.

Saat ditemui oleh Media MimbarBangsa.co.id di ruang kerjanya, Ambat menyampaikan bahwa kasus ini sudah merupakan salah satu kasus prioritas Polres Nias Selatan. Oleh karenanya, kalau tidak ada kegiatan akan memimpin langsung investigasinya.

“Kasus ini sudah merupakan kasus prioritas Polres Nias Selatan. Dan kalau tidak ada kegiatan urgen rencana minggu ini saya langsung memimpin Tim Investigasi yang merupakan gabungan dari Polres Nias Selatan dengan Polsek Pulau-Pulau Batu,” katanya kepada MimbarBangsa.co.id pada hari Senin (19/4/2021).

Kendala Investigasi

Kepada MimbarBangsa.co.id, Kapolres Nias Selatan menyampaikan bahwa hingga saat ini kendala yang dihadapi hanya karena Hibala ini merupakan pulau terpisah dari Polsek Pulau-Pulau Batu dan beberapa hari ini terkendala dengan cuaca yang tidak mendukung.

“Kendala yang dihadapi hanya karena Hibala ini merupakan pulau terpisah dari Polsek Pulau-Pulau Batu dan beberapa hari ini terkendala dengan cuaca ekstream yang tidak mendukung. Namun walaupun demikian, kami tetap menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat,” ujar Ambat.

Terkait ada rumor ketidakseriusan Polisi karena masalah anggaran, Kapolres Nias Selatan menyampaikan bahwa itu tidak benar. Kami Polri sudah dididik untuk menjalankan tugas walaupun tidak ada anggaran.

“Itu tidak benar, kami Polisi sudah dididik untuk bisa menjalankan tugas walau tidak ada biaya,” tegas Arke.

Pos Polisi Yang Belum Difungsikan

Terkait adanya Pos Polisi atau Pos Jaga di Kecamatan Hibala, Kapolres Nias Selatan menyampaikan bahwa Hibala telah diajukan ke Polda untuk ditetapkan sebagai Sub Sektor Polres dan tinggal menunggu Surat Keputusan dan penambahan personil dari Polda Sumatera Utara.

“Benar, bangunan kita ada di sana dan telah kita ajukan ke Polda untuk ditetapkan sebagai Sub Sektor Polsek. Kita sedang menunggu Surat Keputusan dan penambahan personil dari Polda Sumatera Utara,” tegasnya.

 

 

Comment

Related Post