by

Julius Duha Melaporkan Bacalon Bupati Nias Selatan ke Bawaslu


Nias Selatan, Mimbar Bangsa  Julius Duha yang merupakan salah seorang masyarakat Nias Selatan melaporkan salah satu Bakal Calon Bupati Nias Selatan 2020  Idealisman Dachi ke Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nias Selatan pada hari Senin, 14 September 2020, sekitar pukul 15.46 WIB betempat di Kantor Bawaslu Nias Selatan, Jl. Saonigeho Lorong II  KM 2, Telukdalam, Nias Selatan, Sumatera Utara.

Kepada Media Online Mimbar Bangsa, Julius Duha menyampaikan bahwa salah satu Balon Bupati Nias Selatan atas nama Idealisman Dachi diduga melakukan pelanggaran Pidana Pemilu, dengan memberikan keterangan yang tidak benar atau keterangan palsu pada pengurusan surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang merugikan keuangan Negara yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri Gunungsitoli pada tanggal 3 September 2020 sebagai pemenuhan berkas syarat Bakal Calon Bupati Kabupaten Nias Selatan Tahun 2020.


Sementara berdasakan suratnya yang ditunjukkan kepada Ketua Tim Penyelesain Kerugian Daerah Kabupaten Nias Selatan menerangkan bahwa baru melakukan penyetoran ke Kas Umum Daerah Kabupaten Nias Selatan pada tanggal 5 September 2020.

“Salah satu berkas sebagai syarat pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan di KPU Kabupaten Nias Selatan adalah surat keterangan tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang merugikan keuangan Negara, yang dikeluarkan oleh Pengadilan Negeri. Untuk mendapatkan surat keterangan ini, tentu yang bersangkutan harus memberikan Surat pernyataan bahwa dia tidak memiliki tanggungan utang secara perorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang merugikan keuangan Negara, sementara tanggal 3 September 2020 tersebut salah satu Bakal Calon Bupati Nias Selatan, atas nama Idealisman Dachi masih memiliki tanggungan di Kas Daerah Nias Selatan.” Julius menerangkan.

Selanjutnya Julius menerangkan bahwa Idealisman Dachi baru membayar atau melakukan transferan ke Kas Daerah pada tanggal 5 September 2020 melalui transfer melalui ATM yang berbeda-beda dan nama pemilik rekening yang berbeda pula. Ini dibuktikan dengan surat Idealisman Dachi yang ditunjukkan kepada Ketua Tim Penyelesain Kerugian Daerah Kabupaten Nias Selatan yang menerangkan bahwa baru melakukan penyetoran ke Kas Umum daerah Kabupaten Nias Selatan pada tanggal 5 September 2020.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan sudah berkali-kali meminta etikat baiknya (Idealisman Dachi) untuk segera melakukan pelunasan tanggungan tersebut, terakhir pada tanggal 31 Agustus 2020, dengan nomor surat: 900/0042 TPKD / 2020, tentang Penyelesaian Kerugian Daerah Tahun Anggaran 2016. Namun, Idealisman Dachi baru melakukan transferan melalui ATM yang berbeda-beda dan nama pemilik rekening yang berbeda-beda  pada tanggal 5 September 2020.

SuraTPKD di atas berdasarkan temuan BPK RI pada pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan TA. 2016 Nomor: 66/C/LHP/XVIII.MDN/07/2017 yang merugikan keuangan negara/daerah sebesar Rp216.750.000,- (dua ratus enam belas juta tujuh ratus lima puluh rupiah) dan Idealisman Dachi telah menindaklanjuti dengan melakukan penyetoran ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Nias Selatan sebesar Rp30.000.000, – (tiga puluh juta rupiah) pada tanggal 18 Desember 2018, sehingga sampai tanggal 5 September 2020, Idealisman Dachi masih memiliki tanggungan di Kas Daerah Kabupaten Nias Selatan sebesar Rp186.750.000 (seratus delapan puluh enam juta tujuh ratus lima puluh rupiah), yang kemudian baru disetor melalui ATM yang berbeda-beda dan nama pemilik rekening yang berbeda-beda  pada tanggal 5 September 2020.

 

 


Comment