by

Ini Prestasi Luhut Panjaitan dan Yasona Laoly Membangun Sumut

Mimbar Bangsa – Dua menteri jajaran kabinet Luhut Binsar Panjaitan dan Yasonna H Laoly, terbilang memiliki karir politik mentereng.

Luhut Binsar Panjaitan dan Yasonna H Laoly sama-sama dari Sumatera Utara, Luhut Binsar Panjaitan dari Toba Samosir sedangkan Yasona H Laoly berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara.


Luhut Binsar Panjaitan dan Yasonna H Laoly sama-sama dua periode menjadi menteri di kabinet Presidan Joko Widodo.

Luhut Binsar Panjaitan adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia.
Sedangkan Yasonna H Laoly adalah, Menteri Hukum dan HAM RI selama dua periode.

Luhut Binsar Panjaitan

Tampaknya, Luhut Binsar Panjaitan sangat konsen membangun daerah asalnya. Tak sia-sia, menteri yang satu ini telah banyak berkonstribusi untuk pembangunan objek wisata danau toba.

Termasuk, melobi ke pusat pembangunan Bandara Internasional Silangit terletak di Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

Selain konsen melobi pembangunan infrastruktur kepariwisataan , Luhut Binsar Panjaitan konsen membangunan pendidikan untuk Sumber Daya Manusia ( SDM).

Hal ini dibuktikan dengan kehadiran, Institut Teknologi Del bertaraf internasional. Adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang berkedudukan di Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Dan termasuk Patung Yesus di Danau Toba yang sebentar lagi menjadi Wisata Religi Internasional.

Luhut Binsar Panjaitan benar-benar menjadi panutan pada generasi zaman ini. Tak terhitung ia mengunjungi Dana Toba semasa ia menjadi menteri. Bahkan saat aktif di Militer.

Yasonna H Laoly

Yasonna H Laoly ikut andil membangun Lapas Kelas II-B Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

Lapas Kelas II-B Telukdalam pernah terkenal dan viral di pemberitaan. Saat kematian seorang Napi bernama Felius Halawa alias Ama Putri Halawa Januari 2020 lalu.

Saat melarikan diri, Felius Halawa alias Ama Putri Halawa terlihat sehat, namun tersangka berhasil ditangkap kembali oleh petugas Lapas, dia tampak babak belur dan dinyatakan meninggal dunia.

Keberhasilan lain Yasonna H Laoly melobi konsep kepariwisataan Pesta Ya’ahowu, Sail Nias dan mungkin beberapa lainnya.

Sekedar diketahui, 76 tahun Indonesia merdeka kantor Imigrasi di Nias yang biasa membuat paspor belum ada.

Warga Nias yang ingin membuat pasor, harus ke Kota Sibolga yakni di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga. Dengan perjalanan kapal Roro selama sekitar 8 jam. Atau ke Kota Medan, yakni Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan.

Kedua putra Sumatera Utara itu, cukup mentereng dan sukses karir politiknya.

 

 

 

 

Comment

Related Post