by

GMKI Telukdalam Datangi BBPJN Terkait Jembatan Eho Maniamolo


Nias Selatan, Mimbar Bangsa Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Telukdalam mendatangi Kantor Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Jl. Pelabuhan Baru Kab Nias Selatan, Sabtu (3/10/2020).
GMKI mendatangi kantor mendatangi Kantor kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dalam rangka menyampaikan aspirasinya terkait ambruknya jembatan Eho di Desa Ndraso Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan di awal bulan September lalu.
Dengan ambruknya jembatan tersebut GMKI merasakan bagaimana kesulitan masyarakat dalam menjalankan aktifitasnya sehari-hari yang mengakibatkan merosotnya perekonomian masyarakat di sana.
Adapun poin-poin yang disampaikan oleh GMKI adalah sebagai berikut:
  1. Agar secepatnya memperbaiki jembatan Eho yang merupakan satu-satunya jalan lintas barat demi menjaga kestabilan ekonomi puluhan ribu warga Nias Selatan.
  2.  Akibat penanganan perbaikan jembatan yang terlalu lama, membuat masyarakat kesulitan melintas dan terpaksa harus menyiapkan pengangkutan di seberang jembatan dan menggunakan jasa untuk melansir barang bawaan ke seberang.
  3. Masyarakat yang menggunakan jasa untuk melansir barang bawaan ke seberang terpaksa harus membayar yang akibatnya terjadi pungli (Pungutan liar) yang pada akhirnya berdampak pada merosotnya perekonomian di Nias Selatan.

Dalam sambutannya, kementerian PUPR (BBPJN), sangat mengapresiasi kedatangan perwakilan GMKI ini. Menurutnya, ini merupakan suatu bentuk kepedulian dan kerjasama yang baik dalam menyampaikan keluhan masyarakat setempat.

“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan adik-adik dari GMKI, ini merupakan action kepedulian dengan masyarakat,” tegasnya

Dianya juga menyampaikan bahwa Jembata Eho yang terletak di Desa Ndraso Kecamatan Maniamolo, bukan tidak ditangani berhubung juga pandemi yang sedang melanda kita saat ini.

PUPR juga menjelaskan bahwa yang menjadi kendalan selama ini, bahan-bahan yang sudah pesan terkendalan karena kapal jarang masuk ke Gunungsitoli atau di Telukdalam di karenakan pandemi.

Dalam audiensi ini tampak hadir Ketua GMKI Cabang Telukdalam, Bertin Trisna Wulandari Zamili, Sekretaris Cabang Telukdalam, Eksos Zamili, bersama kawan-kawan yang lain.

(Eksos/0045)


Comment