by

Forum Rencana Kerja DPUPR Kota Depok Tahun 2021, Fokus Tiga Isu Strategis

Depok, Mmbarbangsa.co.id – Forum Rencana Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok tahun 2021 diselenggarakan di aula kantor DPUPR, jalan raya Bogor KM 34,5 Kota Depok, Rabu (17/02/2021).

Adapun temanya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Daya Saing Daerah Dan Pelayanan Publik Dengan Akselerasi Pembangunan Infrastruktur. Dengan mengedepankan protokol kesehatan dan pembatasannya, serta dilakukan secara virtual.


Seusai kegiatan forum Renja , Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok , Dadan Rusrandi menyampaikan, ada tiga isu strategis yang ditetapkan dalam Renja kali ini, guna memaksimalkan program kerja di tahun 2022.

“Masih diseputaran banjir, longsor dan yang baru adalah mengenai kemacetan di Kota Depok, itu tiga isu yang fundamental,” ungkap Dadan.

Masih dari Dadan, adanya beberapa faktor yang sangat signifikan dan mempengaruhi terjadinya banjir, diantaranyai alih fungsi lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH), kebiasaan warga membuang sampah bukan pada tempatnya, bahkan buangnya di kali, serta pendangkalan sungai dan atau situ, kemudian kapasitas saluran atau kali yang tidak bertambah.

“Longsor terjadi disebabkan karena pelanggaran Garis Sempadan Sungai (GSS), saluran pembuangan yang mengikis tebingan dari musim panas dan atau kemarau panjang, kemudian tiba-tiba hujan. Karena iklim sekarang mudah berubah, ini menjadikan tidak terprediksi,” jelas Dadan.

Lanjutnya, isu kemacetan, saat ini perlu mendapat perhatian dan kerjasamanya antar Dinas dan atau stake holder, karena populasi yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan kendaraan, namun tidak di imbangi peningkatan kapasitas maupun panjang serta lebar jalan tidak bertambah

“Perlu penambahan pembangunan trotoar yang dirasakan saat ini sangat kurang, ini juga menjadi faktor kemacetan. Untuk itu, kami akan fokus terhadap tiga isu tersebut, dan apabila nantinya dalam pelaksanaan pembangunan mengganggu kenyamanan warga masyarakat Depok, mohon dimaklumi kiranya,” pungkas Dadan. (Prayitno)

Comment