by

Faduhusi Daely, Nias Barat Butuh Perhatian Khusus Untuk di Tingkatkan Pembangunannya.

Nias Barat,  Mimbar Bangsa- Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd., MA., MM, Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu (Bupati Terpilih), Sekda Nias Barat Prof. Dr. Fakhili Gulo, Asisten, Staf Ahli dan segenap Pimpinan OPD, Kabag, Camat Lingkup Pemkab Nias Barat dan sejumlah tokoh masyarakat sambut kedatangan Menteri PMK RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy dan rombongan lainnya di Desa Tögide’u Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat Provinsi Sumatera Utara dalam rangka kunjungan kerja. (Rabu, 17/03/2021).

Baca juga :  Generasi Milenial Nias Barat (GMNB) Gelar Talkshow dan Konser Mini

Bupati Nias Barat Faduhusi Daely, S.Pd., MA., MM dalam sapaannya menyampaikan bahwa sejarah baru di Kepulauan Nias dan khususnya Kabupaten Nias Barat Bapak Menko PMK RI mengunjungi Nias Barat.


Selanjutnya Bupati Nias Barat menyampaikan Profil singkat Kabupaten Nias Barat yang baru berdiri 12 tahun yang lalu yang terdiri dari 8 Kecamatan dan 105 Desa.

Beberapa hal menjadi perhatian di Pulau Nias pada Umumnya dan Kabupaten Nias Barat pada khususnya. Yakni, pembangunan sarana dan prasarana di bidang Pendidikan masih sangat dibutuhkan pengembangannya, juga peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan para Guru.

Baca juga :  Pidato Bupati Nias Barat Pada Rapat Paripurna DPRD Paparkan Program 100 Hari Kerja

Pemerintah Kabupaten Nias Barat, menitipkan pesan Kepada Bapak Menko PMK RI untuk di sampaikan kepada kementerian terkait tentang pembangunan Jembatan Oyo yang sudah berumur lebih dari 30 Tahun serta perbaikan jalan Provinsi dari Gunungsitoli menuju Nias Barat yang sangat memprihatinkan, “papar Bupati”.

Lebih lanjut Bupati sampaikan, saat ini siswa/i di Kabupaten Nias Barat sedang belajar melalui daring dan masalah akses internet yang masih sangat memprihatinkan disamping sarana belajar lainnya.

Baca juga :  DPC PPN Kabupaten Nias Barat Gelar Aksi Sosial Untuk Penderita Kanker Payudara dan Kista Rahim

Kemudian hal penting lainnya adalah Pelabuhan laut, dimana hal ini sudah delapan tahun kami usulkan kepada Pemerintah Pusat melalui kementrian Perhubungan dan PUPR RI namun sampai sekarang belum juga terealisasi. Pelabuhan laut ini urgensinya adalah sarana peningkatan Sumber Daya Ekonomi masyarakat, harap Bupati. (49U5 Laia)




Comment