by

Dugaan Kecurangan Pilkada di Kabupaten Nias akan Dibongkar oleh Tim Pemenangan Christfull


Kabupaten Nias, Mimbar Bangsa –  Setelah perhelatan pilkada serentak tanggal 09 Desember 2020 secara umum telah terlaksana, tidak terkecuali pilkada Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara. Peserta dalam Pilkada Kabupaten Nias kali ini diikuti oleh 4 (Empat) Pasangan Calon Bupati / Wakil Bupati yaitu Paslon 01 (Yaatulo Gulo-Arota Lase), Paslon 02 (Christian Zebua-Anofuli Lase), Paslon 03 (Enanoi Dohare-Yulius Lase), dan Paslon 04 (Arosokhi Waruwu-Asaldin Gea). Paslon saling merebut hati masyarakat dengan berbagai program kerja yang ditawarkan. Pada pemilihan tanggal 09 Desember 2020 sebagian masyarakat Kabupaten Nias menggunakan hak pilihnya dan sebagian juga tidak menggunakan hak pilihnya.

Dalam tahap rapat Pleno di KPUD Kabupaten Nias terdapat 3 Paslon yaitu 02, 03 dan 04 yang tidak menandatangani surat berita acara hasil rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten dan masing-masing saksi dari ke-3 paslon tersebut menyampaikan keberatan-keberatannya.


Surat Berita Acara hasil Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten

Kami dari Tim Pemenangan 02 Christian Zebua & Anofuli Lase ( CHRISTFULL) pada prinsipnya menghargai setiap tahapan pilkada termasuk hasil akhir, namun setelah kami dapatkan bukti dan fakta-fakta dugaan kecurangan yang dilakukan oleh oknum pendukung salah satu paslon seperti dugaan politik uang, keterlibatan Oknum ASN dan Oknum Kepala Desa, serta Penyelenggara lainnya sehingga kami dari Tim Pemenangan Christian Zebua dan Anofuli Lase (Christfull) sangat menyesalkan perbuatan tersebut dan tidak menerima begitu saja, kami akan melakukan upaya-upaya hukum untuk melawan dugaan kecurangan dan pelanggaran-pelanggaran pilkada di kabupaten Nias. Kata Ketua Tim Pemenangan Ronal Zai

Selanjutnya, Ronal Zai menyampaikan bahwa pelanggaran pilkada ini merupakan kejahatan demokrasi dan kita harus bersama-sama melawan dan memberantas kecurangan tersebut.

Kami sudah melayangkan pengaduan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nias dengan nomor 070/P.TIM.P-CA/XII/2020, dan bahkan Faigiasa Bawamenemi, SH telah melakukan pengaduan di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu dengan Nomor 01-17/SET-02/XII/2020, Serta kami sudah memberikan permohonan bersengketa di MK. Selain itu kami juga akan melakukan upaya hukum pidana bagi oknum-oknum yang kita temukan bukti melakukan pidana pemilu.

Masyarakat Kabupaten Nias harus tau bahwa ada dugaan kuat kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh oknum-oknum salah satu Paslon dan kita akan buktikan nantinya. Tegas Ronal Zai sebagai Tim Pemenangan 02 CHRISTFULL

Mayjend (Purn) Drs. Christian Zebua, MM dan AKBP (Purn) Anofuli Lase, SH.,MH sebetulnya tidak mau memperpanjang masalah ini, namun melihat desakan dari masyarakat pendukung dan tim pemenangan sehingga langkah-langkah hukum ini dilakukan demi kemajuan demokrasi di Kabupaten Nias. Tambahnya


Comment