by

Densus 88 Teruskan Pengejaran Jaringan JI ke Sumut dan Sumbar

Jakarta, Mimbarbangsa.co.id— Densus 88/Antiteror terus melakukan operasi pengejaran jaringan teroris Jamaah Islamiah (JI) di sejumlah wilayah.

Setelah mengobrak-abrik jaringan JI di Lampung dan Jawa Timur, kini Densus bergerak di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.


“Ini rangkaian dari kelompok JI. Ada total sekitar 10 orang yang kita tangkap dan mungkin akan bertambah. Ini adalah bukti jika JI terus berkembang di bawah tanah dan tak pernah mati,” kata sumber di kepolisian yang mengetahui kasus ini pada Beritasatu.com, Minggu (21/3/2021).

Dari 10 orang itu diketahui 8 orang dicokok di Taniung Balai dan Kota Medan pada Jumat (19/3/2021). Pada saat yang sama detasemen berlambang Burung Hantu itu bergerak di Padang dan Bukittinggi, Sumatera Barat.

JI kembali menjadi sorotan pascapenangkapan Usman bin Sef alias Fahim di Jawa Timur. Fahim adalah generasi kedua lulusan akademi militer JI di Afghanistan—yang juga terkait dengan Al- Qaedah.

Mereka mencoba menghindari deteksi dan menyembunyikan aksinya. Densus memastikan, akan terus menghentikan JI yang di Jawa Timur berupaya menyamarkan aksinya dengan menjadi institusi legal seperti yayasan, sekolah berasrama, hingga organisasi sosial.

Semua ini menghasilkan uang yang signifikan untuk mendanai aksi terorisme. Mereka bahkan bersembunyi dan berada di lembaga-lembaga pemerintahan.

Jaringan Fahim di Jawa Timur juga menggunakan kotak-kotak amal sebagai modus pengumpulan dana. Baik di restoran, supermarket, toko, dan tempat-tempat umum lain.

Hal serupa juga dilakukan JI di Lampung, Sumut, dan Sumbar.

Comment

Related Post