by

BANJIR DUKUNGAN, SIKAP TEGAS INDONESIA TOLAK REKOMENDASI WHO – ECDD


JAKARTA, MIMBAR BANGSA Sejumlah negara anggota Commission on Narcotic Drugs (CND) bertemu secara virtual dalam _2nd Topical Meeting_ untuk membahas 2 dari 6 poin rekomendasi yang diberikan _WHO – Expert Commite on Drugs_ (ECDD).

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing negara memberikan pandangannya terkait rekomendasi yang dimunculkan oleh WHO – ECDD mengenai ganja.

Direktur Kerja Sama BNN RI, Drs. Achmad Djatmiko menyatakan bahwa sikap Indonesia tegas terkait ganja. Menurutnya rekomendasi dari ECDD sangat beresiko bagi Indonesia,, baik dari segi sosial, kesehatan, dan kriminal.

“Pada prinsipnya Indonesia menolak rekomendasi yang dikeluarkan oleh ECDD dan BNN RI sangat tegas menyatakan sikapnya terkait dengan masalah ganja maupun narkotika lainnya,” ujar Achmad Djatmiko yang ditemui disela-sela acara tersebut di Hotel Tentrem, Yogyakarta (24/08).

Berbeda dengan pertemuan _1st Tropical Meeting_ dimana masih terdapat perbedaan suara yang sama. Namun pada pertemuan kedua ini justru sebagian besar negara menyatakan penolakannya terhadap rekomendasi ECDD tersebut, salah satunya yaitu Amerika Serikat.
Amerika dengan tegas menyatakan Penolakannya terhadap dua poin rekomendasi yang dibahas dalam _2nd Tropical Meeting_ bersama negara anggota CND lainnya.

“Sulitnya melakukan pengawasan apabila rekomendasi tersebut diaplikasikan menjadi alasan utama banyak negara menyatakan penolakannya terhadap upaya legalisasi ganja ini.” kata Achmad Jatmiko (HNY/FN)


Comment