by

Antusiasme Desa Bakaran Wetan Sambut Tahun Baru 1 Suro


PATI, MIMBAR  BANGSA – Sudah tak asing lagi, setiap menyambut Tahun Haru Hijriah 1 Muharram ( 1 Suro) bagi Adat Jawa banyak melakukan acara ritual jamasan, tirakatan puasa, dan ada juga yg bermalam di tempat keramat dan tempat leluhur daerah masing masing.

Sama halnya dengan Desa Bakaran Wetan. Desa yang termasuk wilayah Kecamatan Juwana tersebut masih menjunjung tinggi norma – norma adat  peninggalan leluhur, Punden Mbah Buyut Nyai Ageng, dan Mbah Dalang Sopo Nyono.


Oleh karena jasa – jasanya,  masyarakat daerah tersebut merasa bersyukur dan berhutang budi karena sudah bisa menempati daerah yang dahulunya hutan belantara, dan petuah beliau sampai sekarang masih dibuat pegangan masyarakat sekitar.

Setiap malam Jumat dan malam-malam sakral seperti 1 Suro, masyarkat sekitar maupun masyarakat dari luar daerah tidak sedikit yang melakukan ziarah dan mencari berkah dari Allah SWT.

Perayaan malam 1 Suro kali ini sedikit berbeda dengan sebelumnya.
Sebelum – sebelumnya Pintu Punden Mbah Buyut Nyai Ageng tidak dihiasi apapun.
Perayaan kali ini Pintu Punden Mbah Buyut Nyai Ageng telah direnovasi dengan pintu dari kayu jati ukir dengan lebar sekitar 5 meter dan tingginya 3,5 meter. Renovasi ini makin menambah keunikan dan keindahan Punden Mbah Buyut Nyai Ageng.

Kepada media MimbarBangsa.co.id Mbah Basyir selaku juru kunci menjelaskan bahwa dana untuk merenovasi ini didapatkan dari peziarah dan beberapa donatur, Kamis, 20/082020.

“Dana renovasi Pintu Punden Mbah Buyut Nyai Ageng dan Mbah Dalang kita dapatkan dari para peziarah dan beberapa donatur.” Mbah Basyir menjelaskan. (039/Gilang)


Comment