by

42 Orang Mahasiswa Dawan R “Digodok” Menjadi Anggota IMADAR Kefamenanu

Malaka, MimbarBangsa.co.id — Sebanyak 42 mahasiswa asal Kabupaten Belu dan Malaka mengikuti kegiatan MPBAB (Masa Penerimaan dan Bimbingan Anggota Baru) Organisasi Ikatan Mahasiswa Dawan R (IMADAR) Kefamenanu, Kamis (18/11/2021).

Kegiatan Masa Penerimaan dan Bimbingan Anggota Baru periode 2021/2022 tersebut dipusatkan di Desa Biau, Kecamatan Io Kufeu, Kabupaten Malaka selama tiga hari (18-20 November 2021). Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut adalah “Melahirkan Kader Kader Yang Cerdas, Loyal, dan Kreatif Dengan Berlandaskan Pada Asas Kekeluargaan”.

Dalam sambutannya Ketua Umum IMADAR Kefamenanu, Anastasia M. Ikun mengatakan Mahasiswa sebagai kaum muda tidak saja dituntut untuk cerdas akan tetapi perlu juga adanya loyalisme dan kreatifitas dalam menghadapi era globalisasi ini.
Ia mengungkapkan dalam kegiatan MPBAB ini, IMADAR Kefamenanu telah membuktikan perannya sebagai organisasi perjuangan, pendidikan dan pengkaderan.
Melalui wadah IMADAR diharapkan dapat melahirkan kader kader yang militan, siap dibina dan dibimbing serta dididik untuk menjadi pemuda yang handal dalam berperan aktif.

“Mari kita kembalikan semangat nasionalisme dan militansi organisasi dengan memperhatikan perasaudaraan untuk menghadapi era globalisasi ini,” katanya.

Desilmus Bau, Ketua FORSA (Forum Komunikasi Alumni) IMADAR dalam sambutannya para kader yang akan dibentuk dalam wadah IMADAR ini dituntut untuk memiliki kreatifitas dengan berlandas persaudaraan. Ia juga menjabarkan kreatifitas yang harus dimiliki oleh para mahasiswa itu terdiri dari soft skill (kecerdasan dasar di kehidupan kampus) dan hard skill (kerja nyata setelah menamatkan pendidikan di lingkungan kampus).

“Mahasiswa itu dituntut untuk miliki dua skill dasar yaitu soft skill dan hard skill. Di sini saya pribadi menekankan pada hard skill di mana mahasiswa dituntut setelah menamatkan kuliahnya bisa memunculkan kreatifitas yang setidaknya bisa menghasilkan peluang ketja untuk sesama dan juga diri sendiri,” ungkap Desilmus.

Sementara itu Kepala Desa Biau, Primus Un dalam sambutannya mengatakan dirinya sebagai pimpinan wilayah merasa bersyukur karena atas anugerah Tuhan para mahasiswa Unimor yang tergabung dalam wadah IMADAR mengunjungi wilayahnya.
Ia juga mengatakan agar para mahasiswa yang saat ini tergabung dalam IMADAR kedepannya untuk bisa menjadi “bos” pemimpin bagi dirinya sendiri dan sesama. (Nana/NTT)

Comment

Related Post