Iklan

terkini

Masyarakat Geram! Mesin Ambulans di Dinkes Nisel Hilang Misterius, Jenazah Terpaksa Diantar Pakai Becak

Mimbar Bangsa
4/05/25, 23:13 WIB Last Updated 2025-04-05T16:27:09Z
Ambulans di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan. (f:bg/mbg)


MimbarBangsa.co.idMasyarakat Kabupaten Nias Selatan dikejutkan dengan kabar viral di media sosial tentang seorang wanita paruh baya yang meninggal di Puskesmas Lolomatua dan harus diantar ke rumah duka menggunakan becak motor karena ketiadaan ambulans. Peristiwa memilukan ini memicu pertanyaan besar tentang keberadaan dan pengelolaan armada ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan.

Sebagai respons atas kejadian itu, sejumlah awak media melakukan investigasi langsung ke Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan pada Kamis, 3 April 2025. Hasilnya sungguh mencengangkan. Di halaman belakang kantor tersebut, terparkir sembilan unit ambulans dalam kondisi rusak dan tidak terurus. Bahkan, beberapa di antaranya didapati kehilangan mesin tanpa adanya pengawasan dari petugas keamanan malam ataupun Satpam kantor.

Kepala Dinas Kesehatan Nias Selatan, dr. Henny Kurniawan Duha, saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Jumat, 4 April 2025 melalui aplikasi WhatsApp, mengakui bahwa armada yang terparkir tersebut mengalami kerusakan berat. Ia juga membenarkan adanya kehilangan sebagian sparepart, termasuk mesin.

"Kami sudah memanggil para satpam dan menelusuri kehilangan sebagian sparepart ambulance tersebut, tapi belum menemukan hasil. Barangkali ada teman-teman yang bisa memberikan informasi untuk kami tindak lanjuti," ujar Henny melalui pesan singkat.

Namun berbeda dengan Kepala Dinas, Kasubag Aset Meitolo Loi yang diduga sebagai penanggung jawab pengelolaan aset di lingkungan Dinas Kesehatan, memilih bungkam. Meskipun pesan konfirmasi wartawan terlihat telah dibaca, tidak ada satu pun jawaban yang diberikan.

Kondisi ini menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat. Mereka mendesak pihak kepolisian dan Kejaksaan Negeri Nias Selatan agar segera melakukan penyelidikan terhadap dugaan kelalaian dan potensi tindak pidana dalam kehilangan mesin ambulans yang seharusnya menjadi aset vital pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kami meminta agar Polres Nias Selatan dan pihak Kejaksaan segera bertindak. Ini bukan soal mobil biasa, ini soal nyawa. Jangan tunggu jatuh korban lagi,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Hilangnya mesin dan rusaknya sejumlah unit ambulans milik pemerintah daerah ini menjadi tamparan keras bagi sistem pengawasan dan manajemen aset publik di sektor kesehatan. Kini publik menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. (cnt/sd/bmg)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Masyarakat Geram! Mesin Ambulans di Dinkes Nisel Hilang Misterius, Jenazah Terpaksa Diantar Pakai Becak

Terkini

Iklan