Jakarta, HarianNias.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 961 kepala daerah terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 dalam acara seremonial yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/6). Pelantikan serentak ini meliputi gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota yang akan memimpin periode 2025-2030.
Acara pelantikan ini menandai babak baru dalam kepemimpinan daerah di seluruh Indonesia. Sebelum pelantikan, para kepala daerah terpilih mengikuti prosesi kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka. Mereka tiba di Kompleks Istana melalui pintu utama diiringi alunan musik Drum Band Gita Praja IPDN. Para calon kepala daerah, yang mengenakan pakaian dinas upacara lengkap berwarna putih, kemudian memasuki tenda utama di Lapangan Tengah Istana, tempat pelantikan berlangsung.
Tepat pukul 10.00 WIB, Presiden Prabowo tiba di lokasi acara. Pelantikan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden RI Nomor 15 P Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Masa Jabatan 2025-2030, serta Keputusan Presiden RI Nomor 24 P Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.
Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretaris Negara, Ninik Purwanti, membacakan keputusan presiden tersebut. "Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Presiden Republik Indonesia menimbang, mengingat, dan memutuskan untuk mengesahkan pengangkatan dalam jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan Tahun 2025-2030," ujar Ninik.
Selanjutnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, membacakan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3 - 221 Tahun 2025 dan Nomor 100.2.1.3 - 1719 Tahun 2025 tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada Kabupaten dan Kota hasil Pilkada Serentak 2024.
Enam kepala daerah terpilih yang mewakili enam agama di Indonesia maju ke barisan depan untuk mengucapkan sumpah jabatan. Mereka adalah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Islam), Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (Katolik), Wali Kota Singkawang Tjhau Chui Mie (Budha), Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Hindu), Wali Kota Manado Andrei Angouw (Konghucu), dan Bupati Merauke Yoseph P Gebze (Kristen Protestan).
Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah jabatan. "Akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan segala undang-undang dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa," ucap Prabowo, diikuti oleh para kepala daerah terpilih.
Setelah pengambilan sumpah, Presiden Prabowo melakukan prosesi penyematan tanda pangkat kepada enam kepala daerah perwakilan tersebut. Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh perwakilan kepala daerah dan Presiden Prabowo.
Secara keseluruhan, sebanyak 961 kepala daerah dan wakilnya dilantik, terdiri atas 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan 85 wakil wali kota. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.