Menteri Agama Fachrul Razi: Sertifikasi Penceramah Berlaku bagi Semua Agama

Jakarta, Mimbar Bangsa  menjelaskan rencana program penceramah bersertifikat tak hanya berlaku untuk pendakwah agama . Sebab, kata Fachrul, moderasi beragama harus diterapkan di semua agama.

Fachrul menyadari rencana tersebut menuai pro dan kontra di masyarakat. Namun akan tetap menjalankan hal tersebut karena saat ini banyak pendakwah yang membodohi umat.

Paskah-Sekda-Nias-Selatan-Ikhtiar-Duha

Tonton juga: Sosok Mayat Ditemukan Di Sawahlunto, Diduga Kuat Jasad Iwan S.Telaumbanua

 


“Tapi paling tidak kami senang bahwa ternyata sudah cukup banyak yang menanggapi ini, penceramah bersertifikat. Ini juga bukan hanya Islam, semua agama,” kata Fachrul dalam pidato pembukaan Dialog Tokoh/Pimpinan Tingkat Nasional di Ardyaduta, Jakarta, Rabu (27/11).

Mantan Wakil Panglima itu berkata program sertifikasi penceramah sudah dikaji dan disampaikan dalam rapat kabinet. Dalam rapat itu juga disetujui perubahan nama program menjadi penceramah bersertifikat.

Perubahan nama dilakukan demi menghindari kesan wajib. Fachrul menuturkan tak ada paksaan sedikit pun dari pemerintah dalam program ini.

“Kami rapat untuk menamakannya menjadi penceramah bersertifikat, tidak wajib. Siapa pun boleh ikut, yang mau tidak ikut tidak apa-apa,” ujar Fachrul.

Sebelumnya, Fachrul mengumumkan Kemenag akan melakukan penataran penceramah guna menangkal gerakan radikalisme lewat mimbar masjid. Dia sempat bercerita saat ini banyak penceramah yang membodohi umat lewat ceramah.

Fachrul berkata sertifikasi penceramah akan diterapkan mulai 2020. Program ini akan melibatkan ormas Islam yang ada di .

“Diusahakan tahun ini, jangan lama-lama mulainya ya. Tapi kembali digarisbawahi sukarela, yang mau ikut, ikut, yang enggak, enggak,” kata Fachrul kepada CNNIndonesia.com di Hotel Best Western, Jakarta, Rabu (30/10).

Wacana itu pun menimbulkan pertentangan di publik. Belakangan, PA 212 menuding ada agenda terselubung yang direncanakan dan Kemenag dalam sertifikasi pendakwah. Seperti diketahui, MUI sudah lebih dulu memulai program tersebut pada November ini.

“Sebenarnya apa semuanya ini? Kita lihat hasilnya ke depan. Jadi kalau sekarang penuh dengan agenda-agenda, hidden agenda, baik dilakukan MUI maupun ,” kata Jubir PA 212 Haikal Hasan lewat pesan suara kepada CNNIndonesia.com, Selasa (26/11) malam.

Sumber: CNNIndonesia.com

Simak berita dan artikel lainnya di  Google News


Leave a Reply