Terkuak Alasan Joko Widodo Baru Angkat Bicara Perihal Gereja Katolik di Karimun

Jakarta, Mimbar Bangsa – Akhirnya Presiden menyinggung Daerah Kabupaten Karimun yang tak mampu mengatasi penolakan pembangunan rumah di Tanjung Balai, Karimun, Kepulauan Riau.

 menilai, Karimun tak terlihat begerak cepat untuk mengatasi masalah ini.

Paskah-Sekda-Nias-Selatan-Ikhtiar-Duha

Tonton juga: Sosok Mayat Ditemukan Di Sawahlunto, Diduga Kuat Jasad Iwan S.Telaumbanua

 


Karena itu, ia menginstruksikan Kapolri dan Menko Polhukam untuk turun langsung menangani masalah ini.

“Mestinya daerah bisa menyelesaikan ini, tetapi saya lihat karena tidak ada pergerakan di daerah jadi saya perintahkan Menko Polhukam dan Kapolri. Tegas ini, harus diselesaikan,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Ia mengatakan, tak semestinya ada penolakan pembangunan rumah ibadah di mana pun itu.

Sebab, kata Jokowi UUD 1945 menjamin kebebasan setiap warga negara memeluk dan menjalankan ajaran agamanya.

Kenapa Langsung Angkat Bicara setelah sepekan Gejolak Renovasi ?

Pemkab Karimun tak terlihat begerak cepat untuk mengatasi masalah ini. Karena itu, Presiden Jokowi  menginstruksikanKapolri dan Menko Polhukam untuk turun langsung menangani masalah ini.

Hal senada disampaikan Jokowi menyikapi perusakan rumah ibadah di Minahasa Utara, .

Menurut Presiden, sudah semestinya kejadian-kejadian seperti itu tak terjadi lagi ke depannya sehingga semua umat beragama merasa aman dalam beribadah.

“Ini masalah , saya kira udah berkali kali saya sampaikan bahwa konstitusi kita itu menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadat sesuai dengan kepercayaannya,” ujar Jokowi.

“Jelas itu. Konstitusi kita memberikan payung kepada seluruh . Hal yang berkaitan dengan gereja di Karimun, Tanjung Balai, maupun masjid yang di Minahasa Utara, harus dirampungkan karena jadi preseden yang tidak baik dan bisa menjalar ke daerah lain,” ucap dia.

Romo Benny Angkat Bicara

Dalam pemberitaan sebelumnya, Gereja Katolik Paroki Santo Joseph Tanjungbalai Karimun ‎dilarang pembangunannya oleh sekelompok massa.

Kejadian itu kini menjadi perbincangan hangat.

Banyak pihak meminta pemerintah berperan aktif melindungi umat dalam beribadah. Ini karena hak beragama dijamin UUD 1945‎.

Simak berita dan artikel lainnya di  Google News


Leave a Reply